Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lagi, TKI Perempuan Disiksa di Malaysia

Di tengah gegap gempita perhelatan Konferensi Asia Afrika (KAA) dan peringatan Hari Kartini, lagi-lagi seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia disiksa oleh majikannya hingga mengalami lebam di seluruh mukanya, kepala, punggung serta patah satu jari tangan.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 23 April 2015  |  20:26 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Kabar24.com, JAKARTA--Di tengah gegap gempita perhelatan Konferensi Asia Afrika (KAA) dan peringatan Hari Kartini, lagi-lagi seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia disiksa oleh majikannya hingga mengalami lebam di seluruh mukanya, kepala, punggung serta patah satu jari tangan.

Kementerian Luar Negeri RI mengumumkan bahwa seorang TKI perempuan berasal Lombok Timur bernama Norfia Linda, 23 tahun, disiksa secara keji dan dibuang oleh majikan di hutan dekat perkampungan orang asli di daerah Ulu Yam, Hulu Selangor.

"Korban ditemukan oleh warga sekitar pada tanggal 19 April 2015 sekitar pukul 9.30 pagi dan dibawa ke rumah sakit Kuala Kubu Bharu dan kemudian dirujuk ke rumah sakit Selayang," bunyi siaran pers Kemenlu, Kamis (23/4).

Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono mengatakan KBRI akan meminta otoritas Malaysia untuk mengambil tindakan hukum atas majikan sebagai pelaku kekerasan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dia menyebutkan kedutaan juga otoritas di Indonesia untuk menelusuri dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam proses pemberangkatan Norfia Linda. Kekerasan yang dialami Norfia Linda, kata Hermono, mulai dialaminya setelah bekerja selama kurang lebih seminggu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perlindungan tki tki malaysia
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top