Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Lima Tujuan Pendirian Grup Parlemen se-Asia Afrika

Pembentukan kelompok parlemen se-Asia Afrika bukan kesepakatan basa-basi. Dewan Perwakilan Rakyat mendorong realisasi lima tujuan utama dalam pembentukan kelompok legislatif tersebut. Apa saja lima poin yang dimaksud?
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 23 April 2015  |  21:39 WIB
Ilustrasi - JIBI
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA — Pembentukan kelompok parlemen se-Asia Afrika bukan kesepakatan basa-basi. Dewan Perwakilan Rakyat mendorong realisasi lima tujuan utama dalam pembentukan kelompok legislatif tersebut. Apa saja lima poin yang dimaksud?

Hamdhani, Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, menyebutkan grup parlemen dua kawasan benua itu dinilai mampu meningkatkan kerja sama dalam pengembangan produktifitas global.

“Ini sangat penting untuk membangun kerja sama dalam mengolaborasikan penelitian ekonomi,”ucapnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis(23/4/2015).

Selain itu, dua kawasan diharapkan meningkatkan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seperti pengolahan hasil kerajinan yang bisa dijualbelikan antar negara di Asia dan Afrika. Pada akhirnya, demi meningkatkan kontribusi pada sektor ekonomi.

Anggota Fraksi Partai Nasional Demokrat mengatakan penarikan investasi langsung asing (foreign direct investment/FDI) ke negara-negara di kawasan Asia dan Afrika juga menjadi tujuan pembentukkan kelompok parlemen.

Terakhir, kerja sama antar parlemen dibutuhkan sebagai subyek pemantai implementasi solusi yang telah diputuskan dalam forum-forum negara Asia Afrika.

Dalam Konferensi Parlemen Asia Afrika di Gedung DPR RI, Kamis(23/4/2015), anggota parlemen 33 negara menyepakati pembentukan kelompok parlemen se-Asia Afrika.

Pembentukan grup parlemen dua benua itu paralel dengan yang telah dilakukan oleh pihak eksekutif seluruh negara kawasan.

Nantinya, kelompok parlemen itu akan mengadakan kegiatan secara berkelanjutan. Pertemuan dilakukan secara berkala dengan tuan rumah negara yang bergantian.

Sebanyak 33 negara hadir dalam Konferensi Parlemen Asia Afrika ini. Antara lain, Indonesia, Algeria, Bangladesh, Bahrain, Brunei Darussalam. Kamboja, Kamerun, Korea Selatan, dan Korea Utara.

Selain itu, dari Yordania, Kazakhstan, Kenya, Kirgistan, Laos, Libanon, Libya, Madagaskar, Malaysia, Mozambik, Oman, Palestina, Papua Nugini, Pakistan, Sudan, Arab Saudi, Syria, Timor Leste, Vanuatu, Vietnam, Zimbabwe, Nigeria, Mongolia, dan Turki.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KAA 2015
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top