Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HNSI: Riau Butuh Tambahan Tempat Pelelangan Ikan

Riau masih membutuhkan sejumlah tempat untuk pelelangan ikan yang mampu membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan. Untuk itu, Pemerintah didesak membangun tempat pelelangan ikan.
Gemal Abdel Nasser P
Gemal Abdel Nasser P - Bisnis.com 22 April 2015  |  20:40 WIB
Nelayan - Antara
Nelayan - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU - Riau masih membutuhkan sejumlah tempat untuk pelelangan ikan yang mampu membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan. Untuk itu, Pemerintah didesak membangun tempat pelelangan ikan.

Ketua terpilih Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Riau Adriyan mengatakan sarana pelalangan ikan itu dibuat agar nelayan tidak menjual ikan di tengah laut kepada kapal-kapal besar, baik dari Indonesia ataupun kapal asing.

"Ikan di laut itu banyak yang tidak punya tarif. Nelayan sering menjualnya di tengah laut ataupun menukarkannya dengan barang-barang yang ada di Kapal. Jadi, HNSI Riau rencananya akan membuat sarana pelalangan ikan," katanya saat diwawancarai bisnis, belum lama ini. 

Dengan adanya sarana itu, diharapkan pendistribusian ikan laut juga lebih maksimal. "Kesejahteraan nelayan juga terbantu. Juga bisa menambah angka produksi ikan di Riau," tambahnya.

Selain itu, HNSi juga akan membangun koperasi nelayan agar biaya permodalan serta biaya operasional nelayan bisa terbantu.  "Karena koperasi nelayan dari HNSi Riau belum ada. Kita juga akan mengajak pihak perbankan serta pihak investor," kata Adriyan.

Adriyan menilai pemerintah belum mensejahterakan sekitar 300.000 nelayan yang ada di seluruh Riau. Menurutnya, harus terus menjaga harga komoditas ikan agar stabil.

"Menjaga kestabilan harga ikan, menyediakan atau mensubsidi pakan ikan, menjaga ekosistem ikan dan menjaga perusahaan agar tidak merusak lingkungan yang menjadi hama ikan," kata Adriyan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tpi HNSI
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top