Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INVESTASI PARIWISATA: Pemkot Padang Beri Insentif

Pemerintah Kota Padang fokus membenahi sejumlah objek wisata dan menyiapkan insentif kepada investor untuk mendorong investasi Rp1,05 triliun di sektor pengembangan pariwisata.
Heri Faisal
Heri Faisal - Bisnis.com 21 April 2015  |  10:22 WIB
 Ilustrasi. -
Ilustrasi. -

Bisnis.com, PADANG—Pemerintah Kota Padang fokus membenahi sejumlah objek wisata dan menyiapkan insentif kepada investor untuk mendorong investasi Rp1,05 triliun di sektor pengembangan pariwisata.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Padang Didi Aryadi menuturkan pemda setempat menyiapkan insentif kepada investor dengan memberikan keringanan retribusi pajak dan kemudahan perizinan untuk mendorong investasi.

“Bahkan untuk investasi di atas Rp1 triliun, 100% kami gratiskan pengurusan IMB, retribusi pajak, parkir dan yang lain. Selebihnya juga ada insentif tergantung besaran investasinya,” ujar Didi.

Dia mengatakan Pemkot Padang membutuhkan investasi hingga mencapai Rp7 triliun untuk mengembangkan sejumlah kawasan. Investasi itu meliputi bidang pariwisata, infrastruktur dan transportasi, pengembangan sektor kemaritiman, pertanian, energi, dan pengolahan sampah.

Khusus di sektor pariwisata, setidaknya dibuka peluang investasi sebesar Rp1,05 triliun untuk pengembangan resort, hotel, penginangan dan wahana pariwisata keluarga.

Pemkot Padang, imbuhnya, tengah memfokuskan pembenahan sejumlah objek pariwisata untuk mendukung investasi itu.

Pembenahan itu di antaranya dengan revitalisasi objek wisata batu Malin Kundang dan Pantai Air Manis, pembenahan Kota Tua Padang, Gunung Padang dan Makam Siti Nurbaya, kawasan Pantai Muara dan Pantai Purus, serta perbaikan kawasan Pulau Sikuai.

Wakil Walikota Padang Emzalmi mengatakan investor asal China sudah menunjukkan ketertarikan untuk mengelola Pulau Sikuai serta menanamkan modal untuk investasi membangun resort di Padang.

“Mereka [investor China] sudah melihat Pulau Sikuai, dan menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Padang Dian Fakri menyebutkan potensi pengembangan bisnis resort dan penginapan masih sangat besar, meski hotel berbintang suah menjamur di daerah itu.

“Kami lihat potensinya masih besar. Untuk resort dan villa itu kan pasarnya segmented sekali, akan memperkaya penginapan di Padang,” ujarnya. 

Menurutnya, ada dua lokasi yang disiapkan sebagai wilayah strategis untuk pengembangan bisnis tersebut. Kedua lokasi itu adalah objek wisata Gunung Padang, Kecamatan Padang Selatan dan objek wisata Pantai Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah.

Keduanya dinilai paling strategis karena merupakan objek wisata penting di kota Bingkuang. Namun, pengembangan dua kawasan itu belum optimal, sehingga kunjungan wisatawan juga terbatas.  

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

padang
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top