Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mensos: Pendidikan Usia Dini Bisa Cegah Benih Radikalisme

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan pendidikan anak usia dini merupakan salah satu media pendidikan yang dapat mencegah secara dini paham radikalisme untuk berkembang.
Yusuf Waluyo Jati
Yusuf Waluyo Jati - Bisnis.com 11 April 2015  |  14:05 WIB
Pendidikan anak usia dini bisa bendung benih/benih radikalisme.
Pendidikan anak usia dini bisa bendung benih/benih radikalisme.

Bisnis.com, BULELENG - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan pendidikan anak usia dini merupakan salah satu media pendidikan yang dapat mencegah sejak dini bibit-bibit radikalisme berkembang.

"Lewat pendidikan dini, kelak mereka dewasa terbangun toleransi dan moderasi. Ini memang perlu ditanamkan dari anak-anak usia dini," kata Khofifah seusai menghadiri Konferensi Cabang VI Nahdlatul Ulama Buleleng dan Peringatan HUT Nahdlatul Ulama ke-69 di Buleleng, Bali, Sabtu (11/4/2015).

Mensos sendiri prihatin dengan hasil survei tentang satu dari 14 siswa tingkat SMP dan SMA yang menyetujui Negara Islam Irak dan Suriah (NIIS/ISIS).

"Kalau sudah seperti ini preventif untuk radikalisme menjadi lebih berat. Beda kalau kita bisa melakukan preventif dari usia dini dengan membangun pemahaman keragaman budaya (multikulturalisme) dan pluralisme. Lewat langkah itu, toleransi dan moderasi bisa tertanam lebih awal," kata Mensos.

Dia berharap potensi efektif dari pencegahan radikalisme sejak dini juga mampu merembet kepada para penggiat sekolah usia dini. Singkat kata, efek antiradikalisme semakin meluas tidak hanya pada anak didik saja.

Dengan begitu, lanjut Khofifah, proses preventif radikalisme tidak menjadi berbiaya tinggi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

khofifah radikal

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top