Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasyim Muzadi: ISIS Tidak Jelas, ICIS Bawa Misi Islam Moderat & Pancasila

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Hasyim Muzadi, mengaku sempat terserempet dengan organisasi radikal Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS).
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 08 April 2015  |  10:59 WIB
Hasyim Muzadi - Antara
Hasyim Muzadi - Antara

Bisnis.comSEMARANG - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Hasyim Muzadi, mengaku sempat terserempet dengan organisasi radikal Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS). 

Penyebabnya, Hasyim yang juga Presiden World Conference on Religions for Peace (WCRP) ini memiliki organisasi Islam yang namanya sangat mirip ISIS jika dilafalkan. Organisasi milik Hasyim Muzadi adalah International Conference of Islamic Scholars (ICIS).

"ICIS saya ini orang kan melafalkannya menjadi ISIS. Ini repot. Kop surat saya jadi kacau," kata Hasyim saat pidato rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan pergerakan ISIS di wilayah Jawa Tengah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Selasa (7/4/2015). 

Bekas Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama tersebut sampai khawatir polisi akan menolak organisasinya gara-gara nama ICIS dengan ISIS sangat mirip. Maka, Hasyim sedang berpikir untuk mengubah nama organisasinya tersebut. 

Kata Hasyim, ICIS merupakan organisasi internasional yang pengesahannya dilakukan pada masa Presiden Megawati Soekarnoputri dengan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda. Meski pelafalan ICIS dan ISIS hampir sama tapi dua organisasi ini membawa misi yang berbeda. 

"ICIS bertugas menjelaskan Islam moderat di seluruh dunia dan membawa konsep pancasila sebagai alternatif negara bangsa," kata Hasyim. 

Adapun ISIS juga menebarkan peperangan yang tidak jelas perjuangannya. Hasyim heran kenapa ISIS justru memerangi negara-negara Islam padahal mereka ingin mendirikan negara Islam. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hasyim muzadi ISIS

Sumber : tempo.co

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top