Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KPK Terus Tindaklanjuti Dana Siluman DPRD DKI

Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua KPK, Johan Budi menegaskan bahwa pihak KPK tidak akan berhenti menindaklanjuti perkara dugaan korupsi yang telah dilaporkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok ke KPK.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 09 Maret 2015  |  15:17 WIB

Kabar24.com, JAKARTA-- Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua KPK, Johan Budi menegaskan bahwa pihak KPK tidak akan berhenti menindaklanjuti perkara dugaan korupsi yang telah dilaporkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok ke KPK.

Seperti diketahui, sebelumnya Ahok telah menyambangi Gedung KPK untuk melaporkan adanya dugaan tindak pidana korupsi di APBD DKI Jakarta yang telah disepakati DPRD DKI Jakarta. Ada sekitar Rp12,1 triliun yang dicurigai Ahok sebagai dana siluman dalam APBD DKI yang diajukan DPRD.

"Jadi masih ditindaklanjuti sama KPK," tutur Johan saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (9/3).

Johan menjelaskan bahwa pihak Pengaduan Masyarakat dari KPK juga sudah bergerak untuk bertemu dengan tim dari Ahok di Balai Kota beberapa waktu lalu. Tujuannya adalah untuk meminta beberapa data tambahan kepada Ahok terkait dengan adanya dana siluman yang dicurigai Ahok.‎

"Hari Jumat kemarin Tim Dumas (Pengaduan Masyarakat) KPK minta data tambahan ke Tim Ahok, sekaligus meminta keterangan tambahan," tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dprd dki kpk. Ahok VS DPRD
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top