Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KJRI Sydney Diteror Lemparan Balon Berisi Cairan Mirip Darah

Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney, Australia, mendapat teror berupa lemparan balon yang berisi cairan merah mirip darah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Maret 2015  |  13:52 WIB
Ilustrasi-Demo di depan Kedutaan Besar Australia di Jakarta - Antara
Ilustrasi-Demo di depan Kedutaan Besar Australia di Jakarta - Antara

Kabar24.com, JAKARTA- Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney, Australia, dilempari balon berisi cairan merah oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya pada Selasa pagi.

Siaran pers Kementerian Luar Negeri RI menyebutkan pagi ini, Selasa (3/3/2015), pukul 06.00 waktu Sydney ditemukan sejumlah balon berisi cairan yang dilemparkan oleh seseorang ke halaman depan KJRI, salah satunya pecah dan mencecerkan cairan merah.

Menurut Kementerian Luar Negeri, polisi setempat sudah datang ke KJRI Sydney dan memasang garis polisi di gerbang KJRI.

Hingga saat ini belum diketahui kandungan zat dari cairan merah dalam balon yang dilemparkan ke KJRI.

Terkait insiden itu, KJRI di Sydney kembali mengingatkan seluruh staf untuk terus waspada sambil tetap melaksanakan tugas, termasuk pelayanan visa serta tugas kekonsuleran dan kemasyarakatan.

KJRI Sydney juga telah menyampaikan imbauan kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) di wilayah kerja New South Wales, Brisbane dan South Australia agar selalu waspada dan berhati-hati.

Insiden pelemparan balon berisi cairan merah ke KJRI di Sydney itu diduga terkait eksekusi dua warga Australia yang dipidana mati dalam kasus narkoba.

Terpidana mati Myuran Sukumaran dan Andrew Chan merupakan anggota Bali Nine, kelompok penyelundup dan pengedar narkoba skala besar yang ditangkap di Bali. Presiden Joko Widodo menolak permohonan grasi kedua terpidana mati itu. (Antara)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sydney Eksekusi Mati

Sumber : Antara

Editor : Andhina Wulandari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top