PNS DILARANG RAPAT DI HOTEL: Tingkat Okupansi Kamar di Aceh Anjlok

Tingkat hunian kamar pada hotel berbintang di Aceh anjlok 10,32 poin menjadi hanya 43,69% dari November 2014 54,01%. Pelarangan rapat PNS di hotel yang diterbitkan oleh pemerintah pusat melalui surat edaran Kemenpan RB pada awal Desember 2014 disebut sebagai pemicu utama.
Febrany D. A. Putri | 02 Februari 2015 16:15 WIB

Bisnis.com, BANDA ACEH--Tingkat hunian kamar pada hotel berbintang di Aceh anjlok 10,32 poin menjadi hanya 43,69% dari November 2014 54,01%. Pelarangan rapat PNS di hotel yang diterbitkan oleh pemerintah pusat melalui surat edaran Kemenpan RB pada awal Desember 2014 disebut sebagai pemicu utama.

Tak hanya itu, bahkan peringatan 10 tahun tsunami Aceh pada 26 Desember 2014 tak juga dapat mendongkrak tingkat hunian kamar.

Kepala BPS Aceh Hermanto menyebutkan, biasanya pada akhir tahun justru tingkat hunian kamar hotel berbintang meningkat. Adapun, baru pada tahun ini tingkat hunian kamar di Aceh menurun.

"Terutama untuk rapat berbagai dinas. Biasanya cukup tinggi. Tapi tahun ini memang kurang," ucap Hermanto, Senin (2/2/2015).

Lebih lanjut, tak hanya tingkat hunian kamar hotel berbintang yang menurun, tapi juga akomodasi lainnya. BPS Aceh mencatat, TPK akomodasi lainnya turun 0,5 poin menjadi 32,06% pada Desember 2014 dari 34,75% pada November 2014.

Kendati begitu, Hermanto mengatakan rerata lama menginap tamu di hotel berbintang dan akomodasi lainnya justru meningkat yakni 2,17 hari dibandingkan dengan 2,07 hari pada November 2014.

"Tamu asing justru lebih lama menginap yakni 3,15 har, sementara rerata lama menginap tamu lokal hanya 2,09 hari untuk hotel berbintang. Untuk akomodasi lainnya, tamu asing 5,766 hari, sementara tamu lokal 2,01 hari," pungkas Hermanto. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Larangan Rapat Di Hotel

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top