Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKSEKUSI TERPIDANA MATI: Grasi Ditolak, Geng Bali Nine Ajukan PK

Terpidana mati kasus narkoba yang dikenal dengan Bali Nine, warga Australia bernama Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, akan segera mengajukan peninjauan kembali perkara mereka.
Editor
Editor - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  16:57 WIB
Ilustrasi eksekusi - motherjones.com
Ilustrasi eksekusi - motherjones.com

Kabar24.com, JAKARTA— Terpidana mati kasus narkoba yang dikenal dengan Bali Nine, warga Australia bernama Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, akan segera mengajukan peninjauan kembali perkara mereka.

"Kami merencanakan mengajukan peninjauan kembali (PK). Kami sedang mempersiapkan bahan untuk PK," kata pengacara kedua terpidana, Todung Mulya Lubis, usai menengok kliennya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Denpasar di Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (22/1/2015).

Dikatakan, hal-hal terkait pengajuan peninjauan kembali perkara tersebut ke Mahkamah Agung sedang dipersiapkan.

Todung menyatakan kedua terpidana dalam kasus Bali Nine, sebutan media internasional bagi komplotan narkotika dari Australia tersebut, menyerahkan sepenuhnya pengajuan peninjauan kembali kepada tim pengacara.

"Mereka menyerahkan semua kepada kita apa yang akan disampaikan," tuturnya.

Namun, pengacara itu belum memberi tahu kapan tepatnya peninjauan kembali akan diajukan. Dia hanya mengatakan bahwa pengacara akan menyampaikan pengajuan peninjauan kembali pekan depan.

Prosedur PK

Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Bali, Sugeng Riyono, mengatakan kuasa hukum Myuran sudah datang ke pengadilan untuk membahas prosedur pengajuan peninjauan kembali setelah upaya untuk mendapat grasi dari Presiden ditolak.

"Mereka datang ke sini untuk membahas prosedur PK itu," ujar Sugeng Riyono.

Dijelaskan, dalam pengajuan peninjauan kembali terpidana mati harus datang sendiri berkonsultasi tentang layanan tersebut.

"Upaya PK itu harus ada terpidana sendiri yang datang dengan didampingi penasehat hukumnya untuk berkonsultasi ke Pengadilan Tinggi," ujarnya. (Kabar24.com)

BACA JUGA:

Warga Dusun di Temanggung Akses Internet Gratis

CALON KAPOLRI TERSANGKA: Pelantikan Budi Gunawan Tunggu Kasus Selesai

CALON KAPOLRI TERSANGKA: KPK Harus Beri Kepastian Hukum

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Eksekusi Mati

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top