Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TERPIDANA MATI: 4 Bandar Narkoba Batal Dieksekusi

Empat terpidana mati kasus narkoba batal dieksekusi karena mengajukan Peninjauan Kembali.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 24 Desember 2014  |  15:15 WIB
TERPIDANA MATI: 4 Bandar Narkoba Batal Dieksekusi

Kabar24.com, JAKARTA—Empat terpidana mati kasus narkoba batal dieksekusi karena mengajukan Peninjauan Kembali.

Jaksa Agung H. M. Prasetyo memaparkan Kejaksaaan Agung terpaksa membatalkan eksekusi mati empat terpidana narkoba yang untuk kesekian kali mengajukan PK ke Mahakamah Agung.

Kejagung, jelasnya, tidak bisa melaksanakan eksekusi mati kepada pidana mati yang proses hukumnya belum selesai. Proses hukum luar biasa seperti PK dan grasi mengharuskan Kejagung menunda eksekusi mati yang sudah in kracht.

“Kalau cuma hukuman biasa, bukan hukuman mati, bisa [diekeskusi]. Tapi ini hukuman mati, beda. Aspek yuridisnya harus kita penuhi,” kata Prasetyo, Rabu (24/12).

Prasetyo berharap MA bisa mempercepat proses PK empat terpidana mati tersebut agar eksekusi tidak tertunda terlalu lama. Dia juga meminta MA menyiapkan tenggat waktu khusus bagi PK terpidana mati agar para terpidana tidak bisa berlindung di balik proses hukum.

“Kita harap mereka segera sampaikan novumnya. Saya juga sudah berbicara dengan Ketua MA [Hatta Ali] supaya pengajuan PK ada tenggat waktunya. Kalau ada tenggat waktunya kan lebih ada kepastian,” kata Prasetyo.

Kapolri Sutarman mengatakan Polri siap melaksanakan eksekusi mati kapan saja dan di mana saja sesuai permintaan Kejagung. Namun, sampai saat ini belum ada permintaan terkait eksekusi terpidana mati kepada Polri.

“Kita siapkan berapa pun yang diminta Jaksa Agung yang akan dilaksanakan di mana pun, Polda-Polda kita sudah siap.” Tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

napi eksekusi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top