Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SENGKETA PATEN: Sharp Dan Sanken Akan Berdamai

Perseteruan antara PT Sharp Electronics Indonesia melawan PT Sanken Argadwija terkait sengketa paten sistem alur pengisian dispenser ganda dikabarkan akan berakhir dengan perdamaian.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 24 Desember 2014  |  04:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Perseteruan antara PT Sharp Electronics Indonesia melawan PT Sanken Argadwija terkait sengketa paten sistem alur pengisian dispenser ganda dikabarkan akan berakhir dengan perdamaian.

Menurut sumber Bisnis, Sharp tengah melakukan negosiasi dengan Sanken untuk membicakan perihal perdamaian tersebut. Meskipun demikian, proses persidangan perkara sengketa paten tetap berjalan dan akan memasuki tahap pembuktian tergugat pada 6 Januari 2015.

“Sharp akan berdamai dengan Sanken. Kemungkinan jika berhasil mereka akan mengajukan permohonan pencabutan gugatan,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya kepada Bisnis, Selasa (23/12/2014).

Sumber yang memiliki pengetahuan terkait dengan perkara tersebut belum bisa menjelaskan terkait upaya perdamaian yang akan ditempuh. Dia mengkonfirmasi bahwa proses mediasi antar internal perusahaan tengah berlangsung.

Secara terpisah, Direktur Marketing Sanken Teddy Tjan membenarkan adanya mediasi antara kedua perusahaan tersebut. Namun, pihaknya enggan menjelaskan lebih lanjut terkait dengan pokok bahasan dalam mediasi tersebut.

“Saya tidak bisa berkomentar kepada media dan tidak mengetahui terkait dengan mediasi yang dimaksud. Namun, perusahaan akan mengeluarkan rilis terkait perkara ini pada 7 Januari 2015,” ujar Teddy kepada Bisnis.

Di sisi lain, kuasa hukum Sharp Indonesia Dini C. Tobing dari Lubis Santosa Maramis Law Firm belum bisa dimintai tanggapan. Pesan singkat maupun panggilan telepon dari Bisnis belum mendapatkan respons.

Perkara yang teregistrasi No. No. 64/Pdt.Sus/PATEN/2014/PN.Niaga.Jkt.Pst tersebut bermula ketika Sanken mengumumkan hak paten No. IDS000001292 berjudul dispenser air dengan alur pengisian ganda yang bekerja secara otomatis hasil penemuan Arie Ariyandi pada 2 April 2012.

Di lain pihak, Sharp selama ini telah mendistribusikan produk dispenser tipe SWD-77EH-BK dengan galon atas dan bawah yang diimpor dari China. Kemudian Sanken mengirimkan dua surat somasi untuk menghentikan penjualan dispenser tersebut dengan alasan pelanggaran hak paten.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sharp sengketa paten sanken
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top