Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Amnesty International: Definisi Agama di Indonesia Masih Jadi Masalah

Amnesty International menyatakan pemerintahan Indonesia sebaiknya memakai definisi agama dan kepercayaan yang sesuai dengan pengakuan internasional melalui deklarasi hak asasi manusia Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).
Giras Pasopati
Giras Pasopati - Bisnis.com 21 November 2014  |  18:30 WIB
Amnesty International - amnesty.org.uk
Amnesty International - amnesty.org.uk

Bisnis.com, JAKARTA -- Lembaga internasional menyampaikan pandangan negatif soal kehidupan beragama di Indonesia.

Amnesty International menyatakan pemerintahan Indonesia sebaiknya memakai definisi agama dan kepercayaan yang sesuai dengan pengakuan internasional melalui deklarasi hak asasi manusia Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Direktur Riset Asia Tenggara dan Pasifik Amnesty International Rupert Abbott mengatakan definisi agama memang mengacu pada pandangan yang subjektif. Namun, yang menjadi dasar definisi dari keyakinan adalah kebebasan.

“Dalam definisi berkeyakinan terdapat bagian di mana kebebasan yang dimaksud adalah dalam memeluk keyakinan agama ataupun tidak meyakini agama,” ujarnya dalam konferensi di hotel Arya Duta, Jakarta, Jumat (21/11/2014).

Peneliti Senior SETARA Institute Bonar Tigor Naipospos mengatakan isu utama yang saat ini menyeruak terkait kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Menurutnya, adanya pengesahan enam agama resmi membuat agama lokal kehilangan tempatnya.

“Definisi agama memang menjadi masalah di undang-undang dan Kementerian Agama. Harus ada pendekatan lain terkait hal ini,” ujarnya.

Menurutnya pemerintah mengakui enam agama resmi karena dinilai mengakui satu Tuhan, memiliki nabi, mempunyai kitab suci, dan dikenal oleh masyarakat secara umum dan luas.Oleh karena itu agama lokal tidak mendapat tempat dalam konstitusi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

agama Amnesty International
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top