Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AS Setujui Usulan India Himpun Stok Domestik

AS akhirnya melunakkan sikap dan mendukung skema penimbunan bahan makanan pokok domestik skala besar yang diajukan oleh India.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 13 November 2014  |  20:11 WIB
AS Setujui Usulan India Himpun Stok Domestik
Bagikan

Bisnis.com, NEW DELHI--AS akhirnya melunakkan sikap dan mendukung skema penimbunan bahan makanan pokok domestik skala besar yang diajukan oleh India.

Kesepakatan dua negara ini diyakini menambah nilai arus perdagangan global senilai US$ 1 triliun dan menyerap 18-21 juta tenaga di negara berkembang.

Perdana Menteri India Narendra Modi sebelumnya menyatakan penolakan terhadap keputusan World Trade Organization (WTO) terkait keamanan pangan yang melarang adanya penimbunan bahan pangan domestik.

Sementara, AS diragukan akan berdiri di sisi India karena menilai penimbunan makanan akan mendistorsi perdagangan.

"[Kesepakatan ini] memberi momentum baru bagi upaya-upaya multilateral di WTO. Saya memprediksi Trade Facilitation Agreement (TFA) yang disusun di akhir tahun lalu di Bali, Indonesia, akan segera diratifikasi," ungkap US Trade Representative Michael Froman, Kamis (13/11).

India memaksakan usulan tersebut dengan fakta bahwa ada 1,25 miliar orang miskin harus terlebih dahulu dipastikan cukup mendapatkan pasokan makanan.

Setelah berunding hampir 4 bulan, AS akhirnya menerima proposal ini.

Tanpa klausul ini, posisi India menjadi sangat rentan karena dapat digugat oleh mitra dagang mengenai penimbunan, atau dalam bahasa lain, mengamankan stok bagi warganya.

Dari sudut pandang Modi, kesepakatan ini adalah kemenangan besar bagi skema pemberian subsidi makanan.

"Dari sisi lain, ini keuntungan bagi sistem perdagangan dunia, membuka kunci TFA dan deal-deal lainnya," ujar Frederic Neumann, co-head Asian Economics Research HSBC di Singapura.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi as perdagangan global ekonomi india

Sumber : Newswire/reuters

Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top