Anggaran Terbatas, Ribuan Tenaga Honorer Pemkab Nunukan Bakal Dirumahkan

Ribuan tenaga honorer di jajaran Pemkab Nunukan, Kalimantan Utara, terancam dirumahkan pada 2015 akibat menurunnya nilai anggaran pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2015.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 02 November 2014  |  14:24 WIB

Bisnis.com, NUNUKAN - Ribuan tenaga honorer di jajaran Pemkab Nunukan, Kalimantan Utara, terancam dirumahkan pada 2015 akibat menurunnya nilai anggaran pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2015.

Sekdakab Nunukan, Tommy Harun mengatakan pengurangan tenaga honorer atau kontrak dapat saja dilakukan karena kegiatan pada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD), juga akan mengalami penurunan.

"Pengurangan tenaga honorer bisa saja dilakukan karena untuk apa mempertahankan lagi kalau tidak ada pekerjaan akibat penurunan mata anggaran pada APBD yang akan datang," katanya.

Dia mengemukakan jika benar-benar akan dilakukan pengurangan tenaga honorer sebagai dampak menurunnya anggaran maka terdapat SKPD yang bisa tetap dipertahankan seperti tenaga medis, tenaga kebersihan dan tenaga guru.

Sedangkan pada sejumlah SKPD yang jumlah tenaga honorernya cukup banyak sementara kegiatan semakin berkurang seperti pada Dinas PU, Dissosnakertrans dan lain-lain, akan tetap dilakukan pengurangan disesuaikan dengan kebutuhan.

Namun Bupati Nunukan, Basri membantah akan melakukan pengurangan atau merumahkan pegawai honorer meskipun anggaran daerah yang turun drastis.

Alasannya, Pemkab belum mempertimbangkan apalagi menginstruksikan untuk melakukan pengurangan sampai saat ini kepada SKPD di jajarannya.

"Tidak ada itu rencana pengurangan tenaga honorer. Sampai sekarang saya belum menginstruksikan kepada SKPD untuk melakukan pengurangan (tenaga honorer)," tegasnya. (ant/yus)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tenaga honorer

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup