Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

OBAMACARE: Wal-Mart Pangkas Asuransi Kesehatan 3.000 Karyawan

Langkah Wal-Mart Stores Inc. untuk memangkas asuransi kesehatan bagi 3.000 karyawan paruh waktu di tengah meningkatnya biaya kesehatan di Amerika Serikat. Hal tersebut sekaligus menggarisbawahi benefit Obamacare bagi perusahaan dan pegawainya.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 08 Oktober 2014  |  19:35 WIB
Obamacare hanya menanggung kebutuhan dasar saja.  - Bisnis.com
Obamacare hanya menanggung kebutuhan dasar saja. - Bisnis.com

Bisnis.com, BOSTON—Langkah Wal-Mart Stores Inc. untuk memangkas asuransi kesehatan bagi 3.000 karyawan paruh waktu di tengah meningkatnya biaya kesehatan di Amerika Serikat. Hal tersebut sekaligus menggarisbawahi benefit Obamacare bagi perusahaan dan pegawainya.

Berdasarkan situs Wal-Mart, perusahaan tersebut tidak lagi menanggung karyawan yang bekerja kurang dari 30 jam per minggu. Keputusan Wal-Mart itu mengikuti perusahaan ritel sebelumnya a.l Target Corp., Home Depot Inc., dan Walgreen Co. yang lebih dulu melakukan tindakan serupa.

U.S. Patient Protection and Affordable Care Act atau yang dikenal sebagai Obamacare, telah memberikan pilihan yang menarik bagi perusahaan. Hal itu juga yang membuat Wal-Mart berpaling ke Obamacare dan membuat perusahaan ini menghemat hingga US$50 juta tahun ini.

Meskipun begitu, Obamacare juga membebani perusahaan dengan biaya tambahan yang tidak jelas.

Wal-Mart sempat menjelaskan bahwa Obamacare berkontribusi kenaikan biaya kesehatan hingga US$330 juta, yang baru direvisi menjadi US$500 juta.

“Akibat aturan ini, perusahaan berisiko menambah biaya lagi untuk mengimbangi fasilitas asuransi kesehatan yang berkurang karena Obamacare hanya menanggung kebutuhan dasar saja,” kata Larry Levitt, Wakil Presiden Senior Presiden Kaiser Family Foundation di Menlo Park, California, Rabu (8/10/2014).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obamacare wal-mart stores inc.

Sumber : Bloomberg

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top