Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKONOMI EROPA: Dalam Masa Pemulihan, Pertumbuhan Masih Rawan

Eropa diprediksi bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi karena masa-masa kritis sudah lewat dan tinggal menjalani pemulihan.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 17 September 2014  |  11:30 WIB
Zona Euro butuh stimulus moneter yang lebih kuat.  - Bisnis.com
Zona Euro butuh stimulus moneter yang lebih kuat. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Eropa diprediksi bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi karena masa-masa kritis sudah lewat dan tinggal menjalani pemulihan.

Kepala Departemen Ekonomi Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri menilai pertumbuhan positif Eropa saat ini masih cukup sustainable meskipun rawan.

"Jerman mulai stagnan. Sekalipun secara struktural kuat, tetapi ketergantungan ke zona Euro juga besar, padahal negara seperti Italia dan Spanyol belum bisa terlalu diharapkan," jelasnya, Selasa (17/9/2014).

Dalam laporan Economic Interim Assessment, OECD melansir pertumbuhan Jerman yang konsisten di angka 1,5% selama 2 tahun ini akan memimpin zona Euro keluar dari area defisit dan bertumbuh tipis di kisaran 0,8% tahun ini dan 1,1% pada 2015.

Hal ini juga disebabkan Prancis hanya mampu tumbuh 0,4% tahun ini dan 1% pada 2015.

Demi menghindarkan Eropa kembali masuk ke jurang defisit, OECD menyarankan kepada Bank Sentral Eropa (ECB) agar bersiap melakukan aksi moneter lanjutan, seperti quantitative easing.

"Negara-negara Eropa juga harus fleksibel dalam menyikapi aturan fiskal kawasan mereka, dan Zona Euro butuh stimulus moneter yang lebih kuat," ungkap Pejabat Kepala Ekonom dan Deputi Sekjen OECD Rintaro Tamaki.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eropa jerman oecd
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top