Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kedubes AS di Tripoli Dikuasai Milisi Libya

Milisi Libya mengambil alih gedung Kedutaan Besar AS di Tripoli meski belum sampai menguasai gedung utamanya yang telah dievakuasi bulan lalu, menurut sejumlah pejabat AS sebagaimana dikutip Reuters, Senin (1/9/2014).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 01 September 2014  |  10:29 WIB
Kedubes AS di Tripoli Dikuasai Milisi Libya
Suasana kedutaan besar AS di Tripoli selama tur media yang diselenggarakan oleh Operasi Fajar, sekelompok pasukan yang berhaluan Islam terutama dari Misrata. Tampak peralatan gym yang tak dipakai lagi. - reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Milisi Libya mengambil alih gedung Kedutaan Besar AS di Tripoli meski belum sampai menguasai gedung utamanya yang telah dievakuasi bulan lalu, menurut sejumlah pejabat AS sebagaimana dikutip Reuters, Senin (1/9/2014).

Dalam satu tayangan video YouTube terlihat fasilitas diplomatik itu tengah dimasuki oleh kelompok milisi yang diduga berasal dari kawasan Misrata. Belasan pria yang sebagian menggunakan senjata terlihat berkerumun memasuki ruang terbuka di dalam kompleks kedutaan itu, termasuk naik ke balkon gedung.

Libya diguncang perseteruan antar faksi sejak kejatuhan pemimpin Moammar Gaddafi pada 2011. Sedangkan milisi asal kota Misrata mulai menguasai kota tersebut.

Aksi itu menunjukkan satu pukulan atas simbol AS di negara tersebut sekaligus memicu kekhawatiran memburuknya hubunagn Libya dengan AS. Sebelumnya AS menarik seluruh personil kedutaannya dari Tripoli sejak 26 Juli sehingga membuat banyak diplomatnya yang masuk ke Tunisia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

as libya

Sumber : Reuters

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top