Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wagub Sulut: 45% Pengidap HIV/AIDS Berusia 15-24 Tahun

Pengidap penyakit HIV/AIDS di Sulawesi Utara (Sulut), khususnya di kalangan remaja usia 15-24 tahun, saat ini mencapai angka 668 orang atau 45% dari total pengidap sebesar 1.500 orang.n
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 08 Juli 2014  |  16:29 WIB
Wagub Sulut: 45% Pengidap HIV/AIDS Berusia 15-24 Tahun
Ilustrasi HIV/AIDS.45% Pengidap HIV - AIDS di Sulut Berusia 15/24 Tahun
Bagikan

Bisnis.com, MANADO—Pengidap penyakit HIV/AIDS di Sulawesi Utara (Sulut), khususnya di kalangan remaja usia 15-24 tahun, saat ini mencapai angka 668 orang atau 45% dari total pengidap sebesar 1.500 orang.

Wakil Gubernur Sulut Djouhari Kansil mengatakan tingginya angka keterlibatan remaja terhadap penyakit ini lebih disebabkan oleh sejumlah besar remaja aktif secara seksual pada usia dini dan tidak menggunakan kondom secara teratur.

“Selain itu, faktor lainnya adalah lemahnya pengawasan dari orang tua dan keluarga,” tuturnya dalam keterangan resmi, Selasa (8/7/2014).

Dia menyebutkan jumlah pengidap penyakit HIV/AIDS baru mencapai 800 orang pada dua tahun lalu, namun saat ini naik hampir dua kali lipat menjadi 1.500 pengidap.

Untuk mengatasi merebaknya penyakit itu, Kansil mengajak semua pemangku kepentingan (stakeholders), baik pemerintah, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), lembaga agama, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) secara bersama-sama mengeroyok penyakit yang menjadi musuh bersama.

Hal itu diharapkan agar jumlah pengidap HIV/AIDS bisa menurun di masa yang akan datang. Apabila hanya pemerintah dan KPA sendiri yang melakukannya, tentunya tidak akan berhasil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulut hiv/aids wagub sulut
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top