Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aset Perbankan Sumut Melonjak 17,52%

Aset perbankan di Sumatra Utara pada Maret 2014 secara year on year mengalami pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan dengan pada Februari 2014 yakni 17,52%.
Febrany D. A. Putri
Febrany D. A. Putri - Bisnis.com 08 Mei 2014  |  16:24 WIB
Aset Perbankan Sumut Melonjak 17,52%
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN--Aset perbankan di Sumatra Utara pada Maret 2014 secara year on year mengalami pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan dengan pada Februari 2014 yakni 17,52%.

Adapun, total aset perbankan di Sumut mencapai Rp216,03 triliun dari Rp183,83 triliun pada Februari 2014.

Pertumbuhan aset pada Februari 2014 YoY 16,12%. Secara bulanan, pertumbuhan aset pada Maret 2014 1,62% lebih tinggi dari Februari 2014 0,46% mtm.

Kepala Kantor Bank Indonesia Wilayah IX Sumut-Aceh Difi A. Johansyah merinci, aset perbankan di Sumut pada Maret 2014 masih didominasi oleh perbankan konvensional 94,88% atau Rp204,97 triliun.

"Perbankan syariah hanya menyumbang 5,12% atau Rp11,06 triliun. Tapi, kalau dilihat dari pertumbuhan YoY, syariah justru lebih tinggi, yakni 18,92% dibandingkan dengan konvensional 17,44%," tutur Difi, Kamis (8/5/2014).

Adapun, penyaluran kredit ikut meningkat lebih tinggi dibandingkan dengan Februari 2014.

BI mencatat, kredit tumbuh 16,51% YoY dari 14,84% pada Februari 2014. Total penyaluran kredit mencapai Rp155,96 triliun.

Berdasarkan komposisinya, kontribusi kredit perbankan konvensional masih tertinggi yakni 95,24% atau Rp148,53 triliun.

Sementara itu, perbankan syariah di Sumut hanya menyalurkan 4,76% atau Rp7,43 triliun.

"Pertumbuhan penyaluran kredit perbankan syariah hanya 0,13%. Pada tahun ini kami menginginkan perbankan syariah memperkuat fondasi dan tumbuh dengan sehat. Potensi untuk tumbuh lebih tinggi sangat besar," pungkas Difi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi sumut kredit perbankan
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top