Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tanam 4 Miliar Pohon, SBY: Kalau Ragu Silakan Hitung Sendiri

Pemerintah Indonesia mengklaim lebih dari 4 miliar pohon telah ditanam selama 4 tahun terakhir. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menantang mereka yang meragukan klaim tersebut untuk menghitung sendiri.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 05 Mei 2014  |  11:42 WIB
Tanam 4 Miliar Pohon, SBY: Kalau Ragu Silakan Hitung Sendiri
/demokrat.or.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA  - Pemerintah Indonesia mengklaim lebih dari 4 miliar pohon telah ditanam selama 4 tahun terakhir. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menantang mereka yang meragukan klaim tersebut untuk menghitung sendiri.

Program 1 miliar pohon per tahun adalah salah satu kebijakan pro-environment Susilo Bambang Yudhoyonoyang telah dilaksanakan sejak awal pemerintahannya.

SBY mengatakan melalui program 1 miliar pohon pemerintah telah menanam lebih dari 4 miliar pohon dalam 4 tahun terakhir.

“Jika anda ragu, saya mempersilakan Anda untuk menghitungnya. Hanya jangan sampai salah hitung, agar Anda tidak harus menghitung lagi dari awal,” kata Presiden dalam pembukaan Forests Asia Summit 2014, Senin (5/3/2014).

Kementerian Kehutanan menyatakan selama 2013 pemerintah telah berhasil menanam 1,8 miliar pohon di penjuru Indonesia.

Target penanaman pohon pemerintah terus naik dari 1 miliar pohon pada 2009, 1,3 miliar pohon pada 2010, 1,5 miliar pada 2011, dan 1,6 miliar pada 2012.

Pada 2014 pemerintah mengharapkan berbagai program penanaman pohon yang diprakarsai pemerintah maupun swasta bisa menanam 2 miliar pohon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penghijauan tanam pohon
Editor :
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top