Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelecehan Seksual di JIS: Guru dan Sekolah Harus Bertanggung Jawab

Ketua Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan pengamat pendidikan, Arief Rachman mengatakan setiap kejadian atau kecelakaan yang mencederai siswa di dalam kelas adalah tanggung jawab guru.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 23 April 2014  |  13:55 WIB
Jakarta International School - Antara
Jakarta International School - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Guru dan sekolah harus bertanggung jawab atas peristiwa pelecehan seksual yang menimpa seorang siswa TK Jakarta International School.

Ketua Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan pengamat pendidikan, Arief Rachman mengatakan setiap kejadian atau kecelakaan yang mencederai siswa di dalam kelas adalah tanggung jawab guru.

“Misalnya guru olah raga sedang memegang [kelas] olah raga terus terjadi cedera pada anak, gurunya dituntut, lalu kepala sekolah sebagai manajernya harus dimintai pertanggungjawaban,” kata Arief, setelah acara pembukaan Inacraft 2014, Rabu (23/4/2014).

Hal yang sama, menurut Arief, berlaku pada kejadian pelecehan seksual di TK JIS. Guru yang bertanggung jawab pada jam belajar saat pelecehan seksual berlangsung harus diseret ke pengadilan.

Dia mengatakan tanggung jawab juga harus dipikul oleh JIS dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. TK JIS harus ditutup karena telah beroperasi tanpa izin, sedangkan Kemendikbud lalai mengawasi persyaratan pendirian TK JIS.

“[TK JIS] harus ditutup, dia secara hukum bersalah, tapi pendidikan anak harus dijamin, harus berlangsung terus,” kata Arief.

Arief mengatakan pihak sekolah bisa menawarkan program pendidikan nonformal dengan terlebih dulu mendaftar ke Kemendikbud, atau para orang tua murid bisa mengajar anaknya di rumah melalui program homeschooling.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pelecehan Seksual TK JIS
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top