Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KISRUH PPP: Gerindra Kecewa Koalisi Terancam Batal

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Suhardi mengaku kecewa wacana koalisi dan dukungan terhadap pencapresan Pabowo Subianto dari Partai Persatuan Pembangunan terancam batal.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 23 April 2014  |  18:17 WIB
Capres 2014 dari Partai Gerindra Prabowo Subianto - JIBI
Capres 2014 dari Partai Gerindra Prabowo Subianto - JIBI
Bisnis.Com, JAKARTA- Ketua Umum DPP Partai Gerindra Suhardi mengaku kecewa wacana koalisi dan dukungan terhadap pencapresan Pabowo Subianto dari Partai Persatuan Pembangunan terancam batal.
 
"Tentu saja kami kecewa kalau sampai koalisinya batal, tetapi kita harus menghormati keputusan PPP," kata Suhardi kepada Bisnis di Jakarta, Rabu (23/4/2014).
 
Suhardi mengaku tidak terkejut dengan pembatalan dukungan PPP tehadap Prabowo, pasalnya sejak awal pihaknya telah mengetahui adanya perbedaan pandangan antara anggota PPP.
 
Selain itu, pembatalan dukungan yang dilakukan PPP juga sudah pernah terjadi pada Pemilu 2009 lalu. Saat itu, PPP dibawah kepemimpinan SDA menyatakan akan mendukung pencalonan pasangan Megawati Soekarnoputri sebagai capres dan Prabowo Subianto sebagai cawapres, SDA justru mengalihkan dukungannya kepada pasangan Susilo Bambanh Yudhoyono (SBY) dan Boediono.
 
"Kami mengetahui ada persoalan di internal PPP, tetapi kami optimis kerjasama dapat tetap terjalin, sehingga kami memutuskan untuk melakukan penjajakan," ujarnya.
 
Menurutnya, Partai Gerindra tetap optimistis pencapresan Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 dapat berjalan mulus, meskipun PPP terancam batal memberikan dukungannya."Kami yakin pencapresan Pak Prabowo tidak akan terpengaruh dan dapat terus berlanjut," ucapnya.
 
Partai Gerindra, lanjutnya, yakin bisa memperoleh dukungan dari parpol-parpol lainnya dan dapat membentuk koalisi besar.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kisruh ppp
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top