Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lokasi 2 Benda yang Diduga Serpihan MH 370 Ini Paling Terpencil di Muka Bumi

Citra satelit yang mungkin menunjukkan puing-puing dari Malaysia Airlines Flight 370 telah meningkatkan harapan bahwa tim investigasi bakal mempersempit tempat pencarian Boeing 777 tersebut.
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 20 Maret 2014  |  18:57 WIB
Lokasi 2 Benda yang Diduga Serpihan MH 370 Ini Paling Terpencil di Muka Bumi
Lokasi 2 benda yang diduga serpihan MH 370 - dailymail.co.uk
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Citra satelit yang mungkin menunjukkan puing-puing dari Malaysia Airlines Flight 370 telah meningkatkan harapan bahwa tim investigasi bakal mempersempit tempat pencarian Boeing 777 tersebut.

Beberapa gambar, yang diperoleh dan dianalisis oleh Organisasi Geospatial- Intelligence Australia sebagai indikasi kemungkinan puing-puing di selatan Samudera Hindia (barat daya Australia), menjadi fokus pencarian.

Hal itu disampaikan oleh Otoritas Keselamatan Maritim Australia. Lokasi 2 benda yang diduga puing MH370 itu berada di ribuan km dari Australia.

Dua benda itu, yang satu berukuran panjang 24 meter dan benda yang satu lagi berukuran 5 meter.

Seperti dilansir dari CNN.com, lokasi itu berjarak sekitar 2.350 km dari Perth, Australia Barat, dan wilayah laut itu memikiki medan yang sulit dan tidak ramah, sehingga akan mempersulit pencarian.

Jarak yang jauh itu membuat waktu pencarian hanya sebentar atau hanya beberapa jam saja.

Cuaca bakal menjadi persoalan dalam menjangkau tempat tersebut. Pesawat yang pertama dikirim ke lokasi tersebut melaporkan area itu memiliki visibilitas yang rendah, kendati cuaca cukup moderat.

"Ini akan menghambat upaya udara [pesawat] dan satelit," ujar General Manager AMSA John Young.

Sementara itu, Ahli Meteorologi CNN Pedram Javaheri mengatakan ada badai di samudera di wilayah selatan yang dapat bergerak dari area ditemukannya 2 benda tersebut.

Wilayah itu memiliki kedalaman rata-rata 13.000 kaki. Juga terdapat pegunungan api bawah air yang dapat naik ke permukaan, yang dapat mengurangi kedalaman hingga 3.000 kaki.

Lokasi itu juga merupakan bagian dari Samudera Hindia yang memiliki arus laut yang melingkar di mana air tidak beredar sangat bebas.

Hal seperti itu (gyre/pilin) dikenal sebagai jebakan untuk puing-puing ukuran besar di wilayah selatan Samudera Hindia. karena arus di sini sangat lemah dan menunjukkan sedikit atau tidak ada gerakan selama jangka waktu yang lama, kata Javaheri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia airlines
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top