Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Putin Siagakan 1.500 Tentara di Perbatasan Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin menyiagakan 1.500 tentara sebagai bentuk unjuk kekuatan setelah Presiden Ukraina Viktor Yanukovich terjungkal dari kekuasaan
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 27 Februari 2014  |  10:37 WIB
Demontrans menerobos garis polisi di kota Kiev - Reuters
Demontrans menerobos garis polisi di kota Kiev - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Presiden Rusia Vladimir Putin menyiagakan 1.500 tentara sebagai bentuk unjuk kekuatan, setelah Presiden Ukraina Viktor Yanukovich terjungkal dari kekuasaan.

Perintah Putin tersebut merupakan bentuk kesiapan negara itu kalau terjadi perang di dekat wilayah Ukraina. Selain itu, perintah tersebut tergolong yang paling keras sebagai isyarat bahwa Kremlin tidak senang karena sekutunya, Yanukovich didongkel dari kekuasaan akhir pekan lalu sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (27/2/2014).

Moskow membantah kalau penempatan pasukan yang tidak diumumkan sebelumnya itu terkait dengan sejumlah peristiwa di Ukraina. Perang mulut antara masyarakat Rusia dan kelompok kepentingan terkait Ukraina kian memanas akhir-akhir ini.

Sementara itu, Menlu AS John Kerry mengingatkan Moskow bahwa setiap intervensi militer yang melanggar wilayah teritorial Ukraina akan menjadi sebuah kesalahan besar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusia kerusuhan ukraina

Sumber : Reuters

Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top