Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BMKG: Asap Singapura Dan Malaysia Bukan Dari Sumatra

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru menyatakan bahwa jika negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura mulai "berasap" itu bukan dari peristiwa kebakaran di Sumatera.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 13 Februari 2014  |  16:14 WIB
BMKG: Asap Singapura Dan Malaysia Bukan Dari Sumatra
Asap di Malaysia ini bukan dari Indonesia
Bagikan

BIsnis.com, PEKANBARU -  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru menyatakan bahwa jika negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura mulai "berasap" itu bukan dari peristiwa kebakaran di Sumatra.

"Sampai saat ini arah angin masih dari utara dan timur sampai ke selatan atau berlawanan dengan negara-negara tetangga sehingga logikanya, asap Riau tidak akan sampai ke Malaysia atau Singapura," kata Analis BMKG Stasiun Pekanbaru Ahmad Agus Widodo di Pekanbaru.

Menurut sumber BMKG, selain di Sumatra, kebakaran lahan juga terjadi di beberapa negara tetangga termasuk Malaysia dan beberapa negara lainnya.

Sehingga, katanya, jika dikabarkan Singapura telah tercemar kabut asap, belum tentu asap tersebut berasal dari kebakaran lahan di Riau.

"Karena memang kenyataannya tiupan angin tidak mengarah ke Singapura. Potensi terbesar sebaran kabut asap hanya di sekitar wilayah Riau termasuk Pekanbaru," katanya.

Menurut sumber informasi Pemerintah Singapura, negara itu mulai mengkhawatirkan dampak kabut asap melanda negara tetangga ini.

Pada 2013 kabut asap yang menjadi dampak kebakaran lahan di Riau sempat menjangkan beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Pemerintah Singapura ketika itu juga sempat menyatakan protes kepada Indonesia dan meminta segera mengatasi persoalan tersebut. (Antara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebakaran lahan
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top