Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Hambalang: Anas Bantah Keterangan Nazaruddin

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum membantah telah membahas upaya pembebasan tanah pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, dengan Nazaruddin dan Ignatius Mulyo.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 21 Januari 2014  |  19:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-- Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum membantah telah membahas upaya pembebasan tanah pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, dengan Nazaruddin dan Ignatius Mulyo.

Anas mengatakan dirinya memang pernah bertemu dengan keduanya saat masih menjabat sebagai ketua fraksi partai Demokrat di DPR.

Saat itu, katanya, Nazaruddin mengatakan Ignatius ingin bertemu untuk membahas mengenai konvensi legislasi, untuk memperbaiki kinerja legislasi saat itu.

Menurut Anas, saat itu dirinya mengatakan jika tugas Ignatius cukup berat karena banyak posisi penting dijabat oleh kader Partai Demokrat, termasuk Presiden SBY, sehingga jika langkah itu berhasil akan menimbulkan dampak positif.

Namun, katanya, dalam oertemuan itu Nazaruddin sempat mengatakan kepada Ignatius perihal bantuan mengenai tanah di Kemenpora, akan tetapi dirinya tidak paham maksud perkataan Nazaruddin saat itu.

"Saya tidak tahu itu terkait Hambalang, dan tidak tahu juga apakah kemudian Nazaruddin dan Ignatius membahas masalah itu setelah selesai bertemu dengan saya. Yang pasti dalam pertemuan itu tidak ada bahasan soal Hambalang," ujarnya dalam kesaksiannya, Selasa (21/1/2014)

Anas juga membantah telah memerintahkan Nazaruddin mundur dari proyek Hambalang itu.

Sementara itu, Choel Malarangeng dalam kesaksiannya mengaku khilaf saat menerima uang senilai US$550.000 dan Rp4 miliar dalam kasus Hambalang.

Menurutnya, dia menerima uang itu tanpa memberitahu kakaknya yakni Andi Malarangeng dan baru memberitahukannya saat Andi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menpora.

"Saya khilaf saat itu, dan itu adalah kesalahan saya, bukan kakak saya," ujar Choel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anas urbaningrum kasus hambalang
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top