Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Lelang Pengadaan Pelat Nopol kendaraan Harus Diulang

Lelang material Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor oleh Korlantas Polri yang sudah mengalami dua kali kegagalan harus dilakukan ulang.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 15 Desember 2013  |  20:05 WIB
Lelang Pengadaan Pelat Nopol kendaraan Harus Diulang
Bisnis.com, JAKARTA - Lelang material Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor oleh Korlantas Polri yang sudah mengalami dua kali kegagalan harus dilakukan ulang. 


Menurut Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi, dalam pelaksanaan tender pengadaan barang di jajaran Polri memang kerap sengaja digagalkan supaya terjadi penunjukkan langsung. 

“Lebih baik tender ulang supaya ada kesempatan bagi banyak perusahaan memenangkan tender, dan jangan sampai ada komplain dari perusahaan peserta lain,” katanya saat dihubungi Bisnis,com, Minggu (15/12/2013). 

Jika melakukan penunjukan langsung, lanjut Uchok, dikhawatirkan kualitas barangnya tidak sesuai spesifikasi standar. Selanjutnya rentan terjadi settingan harga sehingga mentang-mentang perusahaannya ditunjuk kemudian memberikan harga seenaknya sangat mahal. 

Selain itu penunjukkan langsung juga melanggar Perpres No. 70/2012 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang mensyarakatkan pengadaan melalui mekanisme tender. 

Seperti diketahui, gagalnya tender material TNKB berdampak masif terhadap pasokan pelat nomor kendaraan di Samsat Polda Metro Jaya, DIY, sebagian Jawa Barat dan Jawa Timur.

Akibarnya pemilik kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat yang baru saja melakukan perpanjangan STNK terpaksa memakai pelat nomor lama sampai ada pasokan material pelat baru setelah ada pemenang tender. 

Kelangkaan pelat ini juga bermula ketika pelaksanaan lelang material TNKB 2013 yang sudah ditetapkan perusahaan pemenangnya tetapi dibatalkan. 

Uchok menilai kegagalan tender lebih disebabkan karena panitia kurang cerdas yang diduga ada titipan perusahaan untuk mengarah penunjukkan langsung. 

Kegagalan ini juga bukan semata-mata alasan kehati-hatian Polri yang khawatir prahara kasus korupsi simulator SIM yang menyeret mantan Korlantas Irjen Pol. Djoko Susilo terulang kembali. 

Oleh karena itu Fitra mendesak sebaiknya Polri segera mengumumkan tender ulang pengadaan material TNKB agar lebih banyak perusahaan yang bisa ikut sehinggar tidak muncul kejanggalan dalam penggunaan anggaran. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nopolganjil genap korlantas polri pelat nomor kendaraan
Editor : Rustam Agus

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top