Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LIPI: Jangan Beri Nama Jalan untuk Tokoh Kontroversi

Bisnis.com, JAKARTA- Peneliti Lembaga Ilmu  Pengetahuan Indonesia (LIPI), Asvi Warman Adam meminta pemerintah mengutamakan rehabilitasi atas sejumlah nama tokoh nasional ketimbang memikirkan pemberian nama sebuah jalan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 11 September 2013  |  15:58 WIB

Bisnis.com, JAKARTA- Peneliti Lembaga Ilmu  Pengetahuan Indonesia (LIPI), Asvi Warman Adam meminta pemerintah mengutamakan rehabilitasi atas sejumlah nama tokoh nasional ketimbang memikirkan pemberian nama sebuah jalan.

Rehabilitasi nama tersebut, ujarnya, sangat diperlukan agar tidak terjadi kontroversi di tengah masyarakat sehingga ketika mencantumkan nama mereka untuk nama jalan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Dia mencontohkan sejumlah nama yang masih kontroversi seperti nama mantan Presiden Soeharto yang sempat diusulkan untuk menjadi pengganti nama Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.  

Hal tersebut diungkapkan oleh Asvi dalam diskusi bertema “Usulan Pergantian Nama Jalan Medan Merdeka” di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Rabu (11/9/2013). Selain Asvi, turut menjadi nara sumber pada acara diskusi itu poltisi AM Fatwa dan budayawan Ridwan Saidi.

Menurut Asvi, setiap jalan mempunyai nama, dan nama itu tentu bermakna. Bila nama jalan akan menggunakan nama tokoh yang banyak pendukung dan musuhnya, tentu saja akan memunculkan polemik di masyarakat. Menurutnya, rekonsiliasi tokoh nasional dengan menggandengkan nama Jalan Sukarno dan Jalan Soeharto perlu, namun langkah itu sebaiknya dilakukan setelah pemerintah merehabilitasi nama kedua tokoh itu.

“Rencana mengganti nama jalan tersebut sebenarnya sah-sah saja dan tidak masalah. Namun, ketika nama Soeharto dimunculkan permasalahan pun bergulir menjadi polemik. Untuk itu pemberian nama itu sebaiknya ditunda saja," ujarnya. Berbeda dari nama Soeharto, Asvi setuju kalau nama Sukarno dan Hatta sudah bisa dicantumkan untuk nama jalan di kawasan Medan Merdeka.

Terlepas dari polemik yang ada, sejarawanitu juga mengingatkan agar polemik yang timbul belakangan ini jangan sampai menunda recana semula untuk mengabadikan nama Soekarno dan Hatta sebagai nama jalan di jantung Ibu Kota.

“Bisa saja Jalan Medan Merdeka menjadi Jalan Soekarno atau dibagi menjadi Soekarto Utara, Soekarno Selatan, Soekarno Timur, dan Soekarno Barat. Bisa juga Jalan Medan Merdeka Utara-Barat menjadi Jalan Soekarno, sedangkan Medan Merdeka Selatan-Timur menjadi Jalan M.Hatta,“ ujarnya.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lipi medan merdeka soeharto sukarno nama jalan
Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top