Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penembakan Marak, Polri Segera Razia Senjata Api

Bisnis.com, JAKARTA-- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera menggelar razia penggunaan senjata api ilegal, sebagai langkah antisipasi kepolisian untuk mencegah terulangnya kasus penembakan yang dilakukan orang tak dikenal."Kami akan melaksanakan
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 13 Agustus 2013  |  15:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera menggelar razia penggunaan senjata api ilegal, sebagai langkah antisipasi kepolisian untuk mencegah terulangnya kasus penembakan yang dilakukan orang tak dikenal.

"Kami akan melaksanakan razia khusus senjata api. Tidak lagi cari yang diluar senjata api. Kami fokus pada senjata api," kata Wakapolri Komjen Pol Oegroseno di Jakarta, Selasa (13/8/2013)

Dalam razia yang akan dilakukan di seluruh Indonesia tersebut, pihaknya menyatakan akan menindak tegas semua pihak yang terbukti membawa senpi ilegal.

Maraknya penembakan terhadap polisi, menurut dia, bukan terjadi karena kelengahan polisi terhadap antisipasi tindak kejahatan. Bahkan menurut dia, fungsi inteljen juga telah berjalan dengan baik.

"Harus dipahami, kejahatan itu selalu selangkah lebih di depan kami. Kami antisipasi dengan berbagai cara, bukan berarti tunggu kejahatan lalu berbuat. Tapi kadang kami kalah cepat," kata Wakapolri Oegroseno.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif membantu Polri memberantas peredaran senpi.

Sebelumnya, pada Sabtu (27/7) pagi pukul 04.30 WIB, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Pusat, Aipda Patah Saktiyono (53) ditembak orang tak dikenal di Cireundeu, Ciputat, Tangerang Selatan, ketika hendak menuju ke kantornya di Gambir, Jakarta Pusat.

Akibat penembakan tersebut, korban mengalami luka tembak di punggung bagian belakang yang menembus dada sebelah kiri.

Tak lama berselang, seorang anggota Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Cilandak Aiptu Dwiyatno meninggal dunia akibat ditembak orang tidak dikenal di sekitar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten pada Rabu (7/8) sekitar pukul 05.00 WIB.

Hingga saat ini pelaku penembakan kedua polisi tersebut masih belum terungkap. (Antara)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri razia senjata api
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top