Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Akses ke Kawah Putih & Situ Patengan Macet Total

Bisnis.com, BANDUNG-Bagi Anda yang hendak berlibur ke kawasan Bandung Selatan pada H+2 Idulfitri ini sebaiknya berpikir ulang. Pasalnya, arus lalu lintas menuju kawasan tersebut terpantau macet total.
Herdi Ardia
Herdi Ardia - Bisnis.com 10 Agustus 2013  |  10:51 WIB

Bisnis.com, BANDUNG-Bagi Anda yang hendak berlibur ke kawasan Bandung Selatan pada H+2 Idulfitri ini sebaiknya berpikir ulang. Pasalnya, arus lalu lintas menuju kawasan tersebut terpantau macet total.

Kemacetan ini disebabkan volume kendaraan yang hendak menuju sejumlah objek wisata di Kecamatan Rancabali tak seimbang dengan lebar jalan yang membentang menuju objek wisata alam di daerah tersebut.

Sinyalemen kemacetan menuju objek wisata seperti Kawah Putih, Cimanggu, Ciwalini dan Situ Patengan ini sudah terlihat sejak masuk Pasar Ciwidey. Pasalnya, ekor kemacetan kendaraan dari Rancabali telah mengular hingga daerah kawasan padat ini.

Bahkan penumpukan kendaraan pun sudah terlihat di sejumlah SPBU sejak masih di Soreang. Untuk mengisi minum tunggangannya wisatawan harus rela mengantre panjang.

Kemacetan di Raya Ciwidey semakin parah lantaran tak sedikit bus yang hendak masuk ke wilayah tersebut ditambah minimnya lahan parkir dan kondisi jalan yang menanjak.

Setiap memasuki akhir pekan, kawasan wisata yang banyak dikelola oleh Perum Perhutani Unit III Jabar-Banten ini memang masih dihadapkan sejumlah persoalan pelik yakni kemacetan.

Padahal baik Perhutani maupun pemda sendiri sudah menambah lembar badan jalan menuju Rancabali. Akan tetapi, tingginya volume kendaraan yang masuk jauh lebih tinggi ketimbang lebar jalan yang ditambah. Sehingga kemacetan menjadi tak terelakkan.(k6/ija)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

idulfitri kawah putih bandung selatan situ patengan ciwidey
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top