Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Warga Lapindo Diajak Peduli Anak Yatim

Bisnis.com, SIDOARJO - Khatib salat Idulfitri 1434 H yang diikuti oleh warga korban lumpur Lapindo mengajak  warga untuk meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW peduli terhadap anak yatim piatu.
Wahyu Darmawan
Wahyu Darmawan - Bisnis.com 08 Agustus 2013  |  11:59 WIB

Bisnis.com, SIDOARJO - Khatib salat Idulfitri 1434 H yang diikuti oleh warga korban lumpur Lapindo mengajak  warga untuk meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW peduli terhadap anak yatim piatu.

Agus Sofa, khatib salat Ied di Masjid Baitul Hamdi, dalam ceramahnya menceritakan kisah Nabi Muhammad SAW yang iba melihat seorang anak tengah menangis, sedih melihat teman-teman sebayanya yang sedang bermain dengan keluarganya, sedangkan dirinya tidak memiliki ayah dan ibu.

Dalam kisah itu, lanjutnya, sang anak sangat senang ketika akhirnya Nabi Muhammad SAW mengangkatnya sebagai anak, dan menjadikan ibu Siti Aisyah sebagai ibunya.

"Marilah, kita jadikan Hari Raya Idulfitri ini sebagai momen emas untuk lebih peduli kepada anak yatim piatu, dengan cara menyantuni bahkan mengasuhnya seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW,” ujarnya dalam ceramah, seusai salat Ied di Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (8/8/2013).

Agus juga mengingatkan sedikitnya 200 jemaah yang hadir di sana agar tidak melupakan kedua orang tua dengan meminta maaf dan sungkem kepada mereka. "Harta dan kesuksesan tidak ada artinya bila kita durhaka kepada orang tua. Untuk itu, perbanyaklah doa dan bersyukur kepada orang tua, Allah SWT tidak akan memberi maaf kepada umatnya yang tidak mau meminta maaf kepada kedua orang tuanya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lebaran 2013 lapindo anak yatim
Editor : Yeni H. Simanjuntak

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top