Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Foto Pangeran William Dirusak Tangan Iseng

Bisnis.com, JAKARTA—Ada banyak foto-foto Pangeran William yang ditayangkan dalam pemberitaan televisi dalam 10 hari terakhir, namun tidak ada yang lebih heboh dari foto yang ditayangkan stasiun televisi BBC.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 02 Agustus 2013  |  10:11 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Ada banyak foto-foto Pangeran William yang ditayangkan dalam pemberitaan televisi dalam 10 hari terakhir, namun tidak ada yang lebih heboh dari foto yang ditayangkan stasiun televisi BBC.

Foto yang terlihat sekilas dalam cuplikan acara “BBC Breakfast” tersebut memperlihatkan foto wajah William  yang tidak saja tampil berkumis dan berjenggot, namun juga mengenakan kacamata komedian.

Foto asli tersebut diubah oleh orang yang iseng dengan menimpali foto tersebut menggunakan spidol warna hitam. Akibatnya,  maaf, di jidat sang pangeran tersebut dilukis gambar alat kelamin lelaki alias penis, bukan mahkota yang bakal dikenakannya nanti kalau jadi Raja Inggris.

Tayangan sekilas tersebut tak pelak membuat heboh pemirsa televisi Inggris, termasuk koresponden media massa Mirror, David Yates.

"Saya kaget ketika saya tengah menghabiskan sarapan pagi, saya melihat penis terlukis di wajah raja masa depan Inggris tersebut dalam tayangan “BBC Breakfast”. Kejadian itu paling mengagetkan, ujar Yates sebagaimana dikutip situs berita dan hiburan mirror.co.uk"

Akibat keteledoran itu, televisi BBC kemudian mengeluarkan pernyataannya maafnya. BBC mengakui foto tersebut terlihat sekilas dalam sebuah video promosi grup lawak Barbershopera yang muncul pada akhir acara tersebut.

"Materi itu disediakan oleh Barbershopera, namun kami tidak memperhatikan materi yang memalukan itu. Untuk itu kami minta maaf, menurut pernyataan BCC.  (ra)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pangeran william bbc penis

Sumber : Newswire

Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top