Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masjidil Haram Direnovasi, Kuota Haji RI Berkurang 42.200 orang

Bisnis.com, JAKARTA - Proyek pembangunan kembali Masjidil Haram di Mekkah direncanakan dilakukan dalam 3 tahun, 2013-2015, sehingga baru bisa normal pada 2016. Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan bangunan lama Masjidil Haram dirobohkan secara bertahap
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 24 Juli 2013  |  08:08 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Proyek pembangunan kembali Masjidil Haram di Mekkah direncanakan dilakukan dalam 3 tahun, 2013-2015, sehingga baru bisa normal pada 2016.

Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan bangunan lama Masjidil Haram dirobohkan secara bertahap dan dibangun kembali, sehingga ada sebagian tempat yang tidak bisa dipakai untuk tawaf.

"Misalnya tahun ini adalah tahap mengurangi tiang. Jadi kalau tiangnya dirobohkan sebagian, maka konstruksinya berkurang. Selain itu lantai 2 dan 3 dirobohkan sebagian, sehingga tidak bisa melakukan tawaf di sana".

Dengan kondisi seperti itu, paparnya, Pemerintah Arab Saudi mengurangi jumlah kuota haji setiap negara, ada penurunan kapasitas 60%, dari biasanya jamaah tawaf sebanyak 48.000 orang per jam, berkurang menjadi 22.000 jamaah per jam.

"Dilihat realitas disana, bila dipaksakan juga akan berbahaya, dikhawatirkan jatuh korban. Untuk itu calon jamaah haji diminta bersabar. Bila on time pengerjaannya, maka pada musim haji 2016 akan normal kembali," ungkap Suryadharma.

Dia menuturkan Pemerintah Arab Saudi juga menyediakan jalur khusus untuk jamaah lanjut usia, dan yang memakai kursi dorong. Jalur khusus ini berkapasitas sekitar 7.000 jamaah per jam.

Untuk mengatasi masalah tersebut, katanya, kuota jamaah haji dunia akan berkurang sebanyak 20% dari jumlah jamaah 2012. Pada tahun lalu total jamaah yang tumpah ruah di Makkah sebanyak 3,6 juta orang. Jumlah jamaah 2013 ini berkurang 720.000 orang, menjadi kurang dari 3 juta jamaah. "Untuk jamaah dari Indonesia tahun ini berkurang sebanyak 42.200 orang," ujarnya.

Menag menuturkan bahwa pihaknya sudah berbicara dengan Pemerintah Arab Saudi dan mengusulkan bila situasi Masjidil Haram sudah normal kembali, maka jamaah yang tertunda sebanyak 20% tiap tahun pada 2013-2015 (semuanya 60%), bisa diberangkatkan sekaligus sebanyak 160% pada musim haji 2016 nanti.

"Tapi jawabannya diplomatis. Bahwa Masjidil Haram menerima tamu Allah dari umat muslim seluruh dunia. Insya Allah, lihat saja bagaimana nanti," tutur Suryadharma menirukan ucapan pejabat Pemerintah Arab Saudi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibadah Haji masjidil haram makkah
Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top