Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terjebak di Karimunjawa, Baru 276 Wisatawan Bisa Menyeberang ke Jepara

BISNIS.COM, JEPARA -- Kapal Motor Penumpang (KMP) Muria hanya mengangkut 276 penumpang yang didominasi wisatawan dari Pulau Karimunjawa ke Jepara. "Berdasarkan data manifes dari Pelabuhan Karimunjawa, jumlah penumpang kapal hanya 276 orang, sehingga
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 06 Juli 2013  |  20:56 WIB

BISNIS.COM, JEPARA -- Kapal Motor Penumpang (KMP) Muria hanya mengangkut 276 penumpang yang didominasi wisatawan dari Pulau Karimunjawa ke Jepara.

"Berdasarkan data manifes dari Pelabuhan Karimunjawa, jumlah penumpang kapal hanya 276 orang, sehingga masih banyak wisatawan yang belum terangkut," ujar Kamto, staf operasional PT ASDP Ferry Cabang Jepara, saat memantau kedatangan KMP Muria di Pelabuhan Jepara, Sabtu petang (6/7).

Dia menjelaskan KMP Muria diberangkatkan dari Karimunjawa sekitar pukul 06.00 WIB dan tiba di Jepara sekitar pukul 12.15 WIB.

 Pengangkutan wisatawan lain yang masih tertahan di Karimunjawa, katanya, dijadwalkan Minggu (7/7).

Rencananya, kata dia, KMP Muria diberangkatkan dari Pelabuhan Jepara Minggu (7/7) pagi.

Keberangkatan KMP Muria hari ini (6/7), kata dia, hanya untuk melayani penyeberangan penumpang, mengingat tidak ada satupun mobil yang ikut diangkut.

Sedangkan kapasitas penumpang, kata dia, sebanyak 276 penumpang.

Selain mengangkut 276 penumpang, KMP Muria juga mampu mengangkut antara 14-15 mobil, 30-an sepeda motor dan barang hingga 30-an ton.

Berdasarkan pengamatan, KMP Muria yang bersandar di Pelabuhan Jepara Sabtu (6/7) siang itu, memang tidak terlihat mengangkut mobil serta kendaraan roda dua yang diangkut hanya beberapa unit.

Mayoritas penumpang kapal merupakan wisatawan dan hanya beberapa orang yang terlihat merupakan warga setempat.

Dika, salah seorang wisatawan asal Purwakarta, mengakui, penumpang penuh sesak dan berjubel di tempat yang biasanya untuk mengangkut kendaraan, karena tempat duduk penumpang sudah penuh.

Untuk mendapatkan tiket kapal, dia mengaku, harus datang ke pelabuhan Sabtu (6/7) dini hari.

"Diperkirakan, sekitar pukul 01.00 WIB sudah menuju ke pelabuhan, karena di tempat tersebut juga sudah antre ratusan wisatawan yang ingin mendapatkan tiket," ujarnya.

Keluhan juga disampaikan salah seorang turis asing asal Jerman, Jose mengaku, tidak mendapatkan kenyamanan ketika naik KMP Muria, karena banyak penumpang kapal yang tidak memiliki tiket.

Akibatnya, lanjutnya, di dalam kapal penuh sesak dengan ratusan penumpang yang sudah berhari-hari menunggu diseberangkan dari Karimunjawa, menyusul gelombang laut yang cukup tinggi sejak Selasa (2/7). (Antara)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karimunjawa
Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top