Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MAPOLRES DIBAKAR: Pejabat Polda Papua Turun Tangan

BISNIS.COM, JAKARTA—Polda Papua turun tangan menyusul peristiwa aksi pengrusakan dan pembakaran Mapolres Pegunungan Bintang, Papua, oleh massa yang terjadi pada Minggu (16/6) siang.
Winda Rahmawati
Winda Rahmawati - Bisnis.com 17 Juni 2013  |  11:28 WIB
MAPOLRES DIBAKAR: Pejabat Polda Papua Turun Tangan
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—Polda Papua turun tangan menyusul peristiwa aksi pengrusakan dan pembakaran Mapolres Pegunungan Bintang, Papua, oleh massa yang terjadi pada Minggu (16/6) siang.

Kabid Humas Polda Papua Kombes I Gde Sumerta Jaya mengatakan sejumlah pejabat utama Polda Papua sudah menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) pada pagi ini (17/6), dengan disertai penambahan personil Brimob.

"Pagi ini ada 26 anggota Brimob sudah tiba di Kota Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Juga turut serta Kapolda, Wakapolda, Kabid Propam, Dir Intelkam dan Dir Krim Um untuk memberikan asistensi khusus ke Polres Pegunungan Bintang," ujarnya saat dihubungi, Senin (17/6/2013).

Menurut perwira menengah ini, aksi massa itu bermula hari Minggu sekitar pukul 08.00 WIT saat Polres menerima informasi dari warga adanya pemalakan di Kampung Dabolding oleh tiga pemabuk.

"Lalu empat orang anggota mendatangi lokasi dengan maksud untuk menghimbau tidak melakukan pemalakan, akan tetapi kelompok orang mabuk itu tidak memperdulikannya dan malah menyerang anggota," paparnya.

Salah satu pelaku bahkan berusaha merebut senjata api anggota sehingga anggota melakukan pembelaan. Akibatnya, pelaku tersebut terkena popor dan lalu kabur dalam keadaan luka memar.  (ra)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua mapolres polda papua polres dibakar
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top