Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Hentikan Ekspor Gas Untuk Kepentingan Dalam Negeri

BISNIS.COM, JAKARTA -- Renegosiasi harga ekspor gas alam cair atau LNG Indonesia ke Fujian, China akan berakhir pada tahun ini.
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 10 Juni 2013  |  20:59 WIB
Hentikan Ekspor Gas Untuk Kepentingan Dalam Negeri
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA -- Renegosiasi harga ekspor gas alam cair atau LNG Indonesia ke Fujian, China akan berakhir pada tahun ini.

Sementara itu harga gas yang dijual ke China ternyata tidak sesuai dengan harga gas Internasional, harga gas ke Fujian China  hanya US$ 3,45 per MMBTU, sedangkan harga ekspor Indonesia ke luar negeri diatas US$ 10 per MMBTU.

Oleh sebab itu, harga yang kini dijual ke Fujian dirasakan tidak masuk akal, sedangkan itu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan akan memberhentikan ekspor-ekspor gas tersebut. Alasannya untuk kebutuhan industri dalam negeri.

Dengan pernyataan Hatta tersebut, saya kira sangat diperlukan sekali sebab dengan lebih mengedepankan kebutuhan dalam negeri, khususnya gas dapat memberikan arti positif bagi kebutuhan rakyat.

Dengan kata lain Indonesia memang perlu sebuah gebrakan yang akurat untuk kepentingan bangsa dan negara. Dalam hal ini ekspor migas kita perlu sekali dilakukan langkah-langkah akurat untuk kepentingan bangsa dan negara ini.

Saya yakin dengan kepentingan untuk kebutuhan rakyat, Indonesia dapat menjaga sumber-sumber yang ada, khususnya gas alam. Bahkan dapat saya katakan jika pemerintah terus menerus melakukan langkah kebutuhan dan kepetingan bangsa dan negara akan bisa memaksimalkan kebuntuan mengenai kebutuhan akan migas dalam negeri.

Harapan kedepannya juga kebutuhan akan migas dalam negeri yang kita punya ini, selayaknya perlu dilakukan penerapan untuk sebuah kepentingan dalam negeri ini, bukan semata-mata hanya mementingkan bisnis belaka.

Karena dengan sebuah kepentingan untuk bangsa dan negara, asumsi saya adalah pemerintah telah memberikan sebuah kepositifan untuk sebuah kepentingan negara dan rakyat. Kita akui bersama bahwa sumber daya alam kita lama-kelamaan akan habis, oleh sebab itulah negara ini harus menjaganya untuk kepentingan bangsa dan rakyat.

Oleh sebab itu kiranya untuk mewujudkan kebutuhan migas Indonesia memang selayaknya dilakukan oleh para stakeholder yang ada di Indonesia ini. Saya yakin wilayah Indonesia masih memiliki potensi migas yang belum dijamah.

Dan saya mengapresiasikan sekali ketika Hatta Rajasa senantiasa memberikan seruan pada semua perusahaan-perusahaan yang terlibat di dunia usaha migas tersebut, karena saya anggap apabila nantinya kebutuhan akan migas kita sirna atau hilang sama sekali.

Akibatnya, Indonesia akan membeli kepada negara yang memiliki migas yang cukup besar dengan harga yang fantastis.



Anggelita Putri

Jl. Raya Pondok Gede Komplek Villa Novo No. 8 Rt 02/01

Jakarta Timur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gas ekspor gas
Editor : Bambang Supriyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top