Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS SURIAH : Hizbullah Serang Kota Qusair

BISNIS.COM, AMMAN-- Tentara Suriah yang didukung oleh militan Hizbullah melancarkan serangan di kota Qusair, demi merebut kembali kota utama yang berada di dekat Lebanon itu dari pemberontak Suriah.
Winda Rahmawati
Winda Rahmawati - Bisnis.com 19 Mei 2013  |  22:17 WIB

BISNIS.COM, AMMAN-- Tentara Suriah yang didukung oleh militan Hizbullah melancarkan serangan di kota Qusair, demi merebut kembali kota utama yang berada di dekat Lebanon itu dari pemberontak Suriah.

Sumber kelompok aktivis oposisi mengatakan serangan tersebut merupakan pertempuran yang paling sengit karena melibatkan angkatan bersanjata Lebanon.

Dia menyampaikan, setidaknya 32 orang tewas ketika para pemberontak bertempur dengan angkatan bersenjata Suriah dan gerilyawan Hizbullah di sembilan titik dan di sekitar kota Qusair, yang berjarak 10 km dari perbatasan Lembah Bekaa Lebanon.

Aktivis Hadi Abdallah yang berpidato dari Qusair mengatakan, pesawat tempur Suriah mengebom Qusair pada pagi hari dan bom fosfor yang menggempur kota dengan kecepatan mencapai 50 menit.

"Tentara menggempur Qusair dengan tank dan artileri dari utara dan timur, sedangkan Hizbullah menembakkan mortir dan roket peluncur ganda dari Selatan dan Barat," katanya seperti dikutip Reuters, Sabtu (25/5/2013).

"Sebagian besar yang tewas adalah penduduk sipil akibat bom fosfor," sambungnya.

Sementara itu, wilayah di dekat Sungai Orontos telah dipisahkan menjadi desa Syiah dan Sunni dalam perang sipil akibat protes keras menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Hal itu sangat penting bagi Assad, yang berasal dari sekte Alawit, sebuah cabang dari Islam Syiah, untuk tetap membuka rute dari benteng Syiah Hizbullah di Bekaa menuju ke daerah yang dekat dengan pantai Mediterania yang dihuni oleh simpatisan sekte Alawit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krisis suriah pemberontak hizbullah qusair

Sumber : reuters

Editor : Martin-nonaktif
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top