Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BBM SUBSIDI: Pedagang Sumut Naikkan Harga Barang

BISNIS.COM, MEDAN– Pedagang di sejumlah pasar di Sumatra Utara telah menaikkan harga dan menambah stok barang, menyusul semakin menguatnya sinyal dari pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak pada tahun ini.
Tommy Razalie
Tommy Razalie - Bisnis.com 19 Mei 2013  |  13:07 WIB
BBM SUBSIDI: Pedagang Sumut Naikkan Harga Barang

BISNIS.COM, MEDAN– Pedagang di sejumlah pasar di Sumatra Utara telah menaikkan harga dan menambah stok barang, menyusul semakin menguatnya sinyal dari pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak pada tahun ini.

Selain menaikkan harga, sejumlah pengusaha mengaku menambah persediaan barang guna mengantisipasi potensi kelangkaan barang yang sering terjadi jika ada kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), yang mungkin terjadi akibat gangguan distribusi barang.

 “Kalau harga BBM naik sudah pasti sembako paling cepat naiknya. Jadi saya antisipasi supaya tidak menambah modal terlalu banyak nanti kalau harga sudah naik,” jelas Amin, pedagang sembako di Pasar Sambu, Medan, Sumatra Uara, Minggu (19/5/2013).

Sementara itu, Nainggolan, pedadang di Pasar Simalingkar, Medan, mengatakan menambah jenis barang persediaannya, seperti  gula, sabun, Dia juga menaikkan harga, meskipun tidak terlalu signifikan.

Irfan, pedagang daging di pasar Sambu Medan, mengemukakan pihaknya telah menaikkan harga daging sapi menjadi sekitar Rp85.000 per kilogram dari Rp75.000 per kilogram.  Pedagang sayuran hanya menaikkan harga rata-rata Rp500 per kilogram. (ltc)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bbm subsidi Inflasi bi BBM harga barang
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top