Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DANA PENSIUN JIWASRAYA: Investasi Saham & Reksa Dana Diperbesar

BISNIS.COM, JAKARTA-Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Jiwasraya berencana mengurangi investasi di instrumen deposito dan memperbesar saham dan reksa dana.Kepala DPLK Jiwasraya Lusiana mengatakan dana kelolaan pada kuartal I/2013 mencapai Rp950 miliar
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 13 Mei 2013  |  18:49 WIB
DANA PENSIUN JIWASRAYA: Investasi Saham & Reksa Dana Diperbesar
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA-Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Jiwasraya berencana mengurangi investasi di instrumen deposito dan memperbesar saham dan reksa dana.

Kepala DPLK Jiwasraya Lusiana mengatakan dana kelolaan pada kuartal I/2013 mencapai Rp950 miliar atau tumbuh 18,75% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2012 sebesar Rp800 miliar.
 
Mayoritas dana kelolaan diinvestasikan dalam deposito 65%, diikuti obligasi 25%, saham 7% dan reksadana 3%. Pada kuartal II hingga akhir tahun, investasi deposito diupayakan berkurang menjadi 50%, saham menjadi 10%, reksadana 20% dan sisanya obligasi.
 
Rencana itu didasarkan pada turunnya return dari investasi deposito yang dipilih nasabah. “Selain itu, dilihat dari usia karyawan, kalau masih panjang [usia pensiunnya] sayang kalau [diperbesar] di deposito,” kata Lusiana kepada Bisnis, Senin (13/5/2013).
 
Para peserta prioritas yakni, 40 korporat, telah dikirimi surat oleh DPLK Jiwasraya pada Februari lalu, terkait tawaran perubahan (switching) investasi ini, dan diberi tenggat hingga April. Separuh di antaranya telah menyatakan persetujuan, sebagian lainnya tidak. “Ada juga yang belum membalas,” kata Lusiana.

Keputusan perubahan investasi itu dinilai memang membutuhkan pertimbangan matang, sehingga memerlukan rapat manajemen hingga pertemuan serikat pekerja.
 
Keputusan investasi di DPLK ini, biasanya ditentukan peserta. DPLK merekomendasikan perubahan ini didasarkan atas situasi pasar dan ditujukan terutama untuk nasabah yang investasi di instrument deposito dengan porsi di atas 50%.
 

“Kami menawarkan instrumen investasi yang returnnya lebih tinggi,” tegasnya. (42)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dana pensiun dplk jiwasraya
Editor : Fajar Sidik
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top