Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK PANGGIL ANAS: Sakit Sehabis Makan Nasi Kucing, KPK Batal Periksa

BISNIS.COM, JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi akan kembali menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan kepada Anas Urbaningrum, menyusul batalnya pemeriksaan Anas hari ini karena alasan sakit. Rencananya, KPK akan kembali memanggil Anas pada Senin, 6 Mei
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 29 April 2013  |  18:51 WIB
KPK PANGGIL ANAS: Sakit Sehabis Makan Nasi Kucing, KPK Batal Periksa
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi akan kembali menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan kepada Anas Urbaningrum, menyusul batalnya pemeriksaan Anas hari ini karena alasan sakit. Rencananya, KPK akan kembali memanggil Anas pada Senin, 6 Mei 2013.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan jadwal ulang pemanggilan sudah disiapkan. "Anas tidak hadir karena sakit. Penyidik menjadwalkan ulang pada Senin  pekan depan," katanya.

Dia mengatakan kehadiran Anas dalam pemeriksaan itu cukup penting. Anas juga akan menjadi saksi untuk tersangka Andi Malarangeng dan Deddy Kusnidar.

Sebelumnya Firman Wijaya, kuasa hukum Anas mengatakan telah mengajukan permintaan penjadwalan ulang pemerikaan atas kliennya, yang sakit sejak Minggu malam.

 
"Saat ini, Anas sedang menjalani pengobatan di rumah sakit. Sakitnya belum tahu secara pasti,  tapi yang saya dengar dia habis makan nasi kucing terus sakit".

Menurut Firman, Anas saat ini sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. "Jika KPK melakukan penjadwalan ulang, maka Anas akan hadir".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi anas hambalang
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top