Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SENGKETA PERBANKAN: Hakim Hentikan Gugatan Antitrust Beberapa Bank di New York

BISNIS.COM, NEW YORK -- Hakim Pengadilan Distrik Amerika Serikat, Distrik Selatan, New York  menghentikan gugatan antitrust kepada beberapa bank termasuk Bank of America Corp, Barclays Plc, dan JPMorgan Chase & Co, atas klaim yang menyatakan
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 31 Maret 2013  |  15:58 WIB

BISNIS.COM, NEW YORK -- Hakim Pengadilan Distrik Amerika Serikat, Distrik Selatan, New York  menghentikan gugatan antitrust kepada beberapa bank termasuk Bank of America Corp, Barclays Plc, dan JPMorgan Chase & Co, atas klaim yang menyatakan mereka berbuat curang terhadap London interbank offered rate (LIBOR).

Sebelumnya, terdapat lebih dari dua lusin gugatan hukum yang saling terkait yang diajukan ke Hakim Distrik AS Naomi Reice Buchwald di New York.

Mereka menuduh bank-bank itu berkonspirasi untuk menekan acuan LIBOR dengan mengecilkan biaya pinjamannya, sehingga menurunkan beban bunga pada produk terkait. Potensi kerugian diperkirakan mencapai miliaran dolar AS.

Pada Jumat (29/3/2013) Buchwald mengeluarkan putusan setebal 161 halaman yang menolak tuduhan adanya persaingan usaha tak sehat (antitrust) terhadap bank, namun tetap memungkinkan gugatan manipulasi sejumlah komoditas dilanjutkan ke pengadilan.

"Kami menyadari bahwa mungkin tak terduga bahwa kami menolak sebagian besar dari klaim penggugat, mengingat bahwa beberapa tergugat di sini telah membayar denda kepada instansi pemerintah yang berwenang [dengan pembayaran] mencapai miliaran dolar,"  tulis Buchwald seperti dikutp Bisnis, Minggu (31/3/2013).

LIBOR merupakan kurs referensi harian dari suku bunga yang ditawarkan pemberi pinjaman tanpa jaminan oleh suatu bank kepada bank lainnya di pasar uang London.

Otoritas global telah menyelidiki klaim bahwa lebih dari selusin bank mengubah pengajuan yang digunakan untuk menetapkan nilai acuan seperti LIBOR untuk mendapatkan keuntungan atas transaksi suku bunga derivatif atau membuat keuangan pemberi pinjaman "terlihat sehat."

Barclays setuju untuk membayar £290 juta (US$441 juta) dan Royal Bank of Scotland Group Plc membayar US$612 juta kepada regulator AS dan Inggris untuk menyelesaikan tuntutan. UBS AG setuju untuk membayar 1,4 miliar franc Swiss atau setara US$1,47 miliar.

Tergugat lainnya dalam tuntutan hukum ini termasuk Credit Suisse Group, HSBC Holdings PLC, Deutsche Bank AG, Citigroup Inc, dan RBS.

Buchwald membantah klaim antitrust karena penggugat tidak menyatakan fakta yang cukup untuk menunjukkan bahwa mereka dirugikan oleh kesalahan yang dituduhkan. (Bloomberg)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank Suku Bunga manipulasi libor

Sumber : Newswire

Editor : Others

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top