Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Artis Emma Army Dituntut 3 Bulan Penjara

BISNIS.COM, JAKARTA-Artis sinetron Anggela Stefani Emma Army dituntut tiga bulan penjara karena terbukti mencengkeram dan menjambak rambut Beverly Sheila Sandie sehingga mengakibatkan luka memar pada belakang kepala dan hidung rekan sesama artis tersebut."Terdakwa
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 06 Maret 2013  |  19:24 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA-Artis sinetron Anggela Stefani Emma Army dituntut tiga bulan penjara karena terbukti mencengkeram dan menjambak rambut Beverly Sheila Sandie sehingga mengakibatkan luka memar pada belakang kepala dan hidung rekan sesama artis tersebut.

"Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 351 ayat (1) Kitab Undang-Undang Pidana (KUHP)," kata Jaksa Penuntut Umum, Arya Wicaksana dalam tuntutannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini (6/3).

Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada 5 September 2012 jam 02.30 WIB di Kafe Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan. Saat itu, saksi korban Beverly Sheila Sandie bersama rekannya Olivia Mai Sandie, Kartika Sari dan Oktavianus Patrick tengah berada di tempat hiburan malam untuk bersantai.

Tiba-tiba terdakwa yang akrab dipanggil Emma Army, menghampiri Kartika Sari dan berkata “lhu ketawain gue ye” dan hal yang sama juga disampaikan kepada Beverly Sheila Sandhie.

Terdakwa Emma Army menarik dan menjambak rambut Beverly. Tidak sampai disitu, saat berada di dalam lift lantai 4, terdakwa Emma yang berdalih mau meminta maaf kepada Beverly, malahan menonjok hidung saksi korban Beverly.

Majelis hakim diketuai Syamsul Edie menunda sidang hingga dua pekan mendatang, guna memberi kesempatan kepada tim penasehat hukum terdakwa Emma Army untuk mempersiapkan nota pembelaannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengadilan artis jaksel

Sumber : Erwin Tambunan

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top