LINGKUNGAN HIDUP: 3 Menteri lepasliarkan orang utan ke habitat asli

BALIKPAPAN: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Kehutanan turut serta dalam pelepasliaran 3 orang utan reabilitan oleh Yayasan BOS ke hutan Kehje Sewen yang terletak di Kabupaten Kutai Timur dan Kutai Kartanegara,
Arma Editor
Arma Editor - Bisnis.com 22 April 2012  |  15:32 WIB

BALIKPAPAN: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Kehutanan turut serta dalam pelepasliaran 3 orang utan reabilitan oleh Yayasan BOS ke hutan Kehje Sewen yang terletak di Kabupaten Kutai Timur dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.Pelepasan ini menjadi kegiatan yang pertama kali dapat dilakukan setelah lebih dari satu dekade pelepasliaran tidak dapat dilakukan karena ketiadaan hutan yang aman dan sesuai sebagai habitat hutan.Ketua Dewan Pembina Yayasan BOS Bungaran Saragih mengatakan pelepasliaran ini didukung oleh beberapa perusahaan seperti Kaltim Prima Coal (KPC), EcoDynamics dan Bank Central Asia (BCA)."Selain itu juga ada dukungan dari TNI Angkatan Udara yang membantu transportasi udara," ujarnya dalam sambutannya, hari ini.Dia menuturkan hal ini menjadi bukti bahwa pemerintah juga peduli terhadap satwa yang selama ini sering dipandang sebelah mata oleh negara luar.Sementara itu, Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan masalah lingkungan menjadi perhatian penting bagi pemerintah. "Dalam pembangunan, pemerintah tetap menjaga keseimbangan di bidang ekonomi, lingkungan dan sosial," tuturnya.Menyambung hal tersebut, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan masalah pendanaan merupakan masalah utama dalam kegiatan pelepasliaran. "Kami akan mendorong para pengusaha untuk menjadi sponsor kegiatan ini," ujarnya.Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya menambahkan orang utan sebagai satwa yang dilindungi harus dijaga kelestariannya. "Kami mendukung proses hukum terhadap hal yang mengancam kehidupan orangutan,"pungkasnya. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top