XL andalkan tarif kompetitif Kawasan Timur

 
Arma Editor | 18 April 2012 21:00 WIB

 

BALIKPAPAN: Manajemen North Region  PT XL Axiata Tbk  masih mengandalkan penawaran tarif yang kompetitif guna menarik minat pelanggan, seiring target jumlah pelanggan yang dipatok mencapai 1 juta pelanggan baru.
 
Regional Sales Operational Manager Kalimantan 2  XL Axiata Herry Aji Purwanto menuturkan tawaran tarif yang kompetitif ini diharapkan mampu menarik minat pelanggan untuk menggunakan produk XL. 
 
“Pengalaman kami pada tahun-tahun sebelumnya, ketika ada peluncuran tarif murah pertumbuhan pelanggan bisa mencapai dua kali lipat hingga tiga kali lipat,” ujarnya hari ini.
 
Herry menambahkan karakteristik masyarakat di Indonesia, termasuk Kalimantan, masih cenderung untuk menggunakan layanan dengan harga yang murah. Melalui karakter market seperti ini, Herry optimistis strategi yang diterapkannya akan berhasil.
 
North Region (Wilayah Utara) ini mencakup kawasan Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Herry menargetkan jumlah pelanggan baru bisa mencapai dua kali lipat dari posisi sekarang yang mencapai sekitar 25.000 pelanggan baru per hari. 
 
Sebagian besar pertumbuhan pelanggan baru tersebut, berasal dari wilayah Balikpapan yang meliputi Balikpapan, Samarinda, Bontang dan Pontianak yang mencapai 5.000 pelanggan-10.000 pelanggan baru per hari.
 
Kendati menawarkan tarif yang kompetitif, Herry mengklaim layanan yang disediakan oleh XL tetap berkualitas. 
 
“Dari seluruh wilayah North, hanya Malinau saja yang belum terjangkau. Rencananya tahun ini kami akan persiapkan di sana,” ujarnya.
 
Dia mengakui kendala di wilayah Malinau yang paling utama adalah infrastruktur jalan dan suplai energi listrik. Herry mengatakan pihaknya sudah melakukan persiapan perluasan jaringan tetapi kendala listrik masih menjadi momok utama.
 
Selain itu, XL juga berkomitmen untuk berinvestasi sebesar Rp1 triliun guna membangun sejumlah Base Transmitter System (BTS) di wilayah North. Dari nilai investasi tersebut akan terbangun sekitar 900 unit BTS yang 20% diantaranya sudah berteknologi 3G.  “Ini yang akan membantu menjaga kualitas,” katanya. (sut)

Tag :
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top