Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Joe Biden Bakal Tinggalkan Jabatan, Jika Miliki Masalah Medis

Joe Biden mempertimbangkan untuk meninggalkan jabatannya, jika dokternya memberitahu bahwa ia memiliki “kondisi medis”
Presiden AS Joe Biden berbicara dalam sebuah acara kampanye di North Carolina State Fairgrounds di Raleigh, North Carolina, pada 28 Juni 2024./Bloomberg
Presiden AS Joe Biden berbicara dalam sebuah acara kampanye di North Carolina State Fairgrounds di Raleigh, North Carolina, pada 28 Juni 2024./Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menuturkan bahwa jika dokternya memberi tahu bahwa dirinya memiliki “masalah medis”, maka ia mempertimbangkan untuk meninggalkan jabatannya dan menyerahkan kekuasaannya kepada Wakil Presiden Kamala Harris dalam masa jabatan kedua. 

Mengutip ABC News, hal tersebut disampaikan oleh Biden dalam wawancara yang ditayangkan pada Rabu (17/7/2024) dan menjadi penjelasan terbarunya mengenai apa yang mungkin menyebabkan Biden untuk mengundurkan diri,.

"Jika ada [kondisi] medis yang muncul, jika seseorang, jika dokter, datang kepada saya, berkata, 'Anda punya masalah ini dan masalah itu.' Tapi saya membuat kesalahan serius dalam seluruh perdebatan," pungkasnya kepada BET. 

Wawancara tersebut dilakukan sebelum Gedung Putih mengumumkan pada Rabu malam (17/7) bahwa Biden dinyatakan positif Covid-19 dengan gejala ringan. 

Biden kemudian telah memberikan beberapa alasan yang berubah-ubah, mengenai apa yang mungkin membuatnya memutuskan untuk mundur. 

Alasan Pengunduran diri yang Berubah-Ubah

Sebelumnya, dalam wawancara 5 Juli 2024, Biden mengatakan pada ABC News bahwa hanya “Tuhan Yang Mahakuasa” yang dapat membuatnya mundur dari pemilihan presiden. Hal ini diungkapkan setelah kinerjanya yang kurang baik dalam debat Presiden yang lalu. 

"Yah, itu tergantung pada... jika Tuhan Yang Mahakuasa turun tangan dan memberi tahu saya, saya mungkin akan melakukannya,” tutur Biden. 

Kemudian, dalam konferensi pers seminggu yang lalu, Biden mengatakan bahwa akan tetap mengikuti pencalonan, kecuali jika para penasihatnya mengatakan kepadanya bahwa ia tidak memiliki peluang untuk memenangkan masa jabatan kedua.

Adapun, Biden menambahkan bahwa tidak ada yang mengatakan hal tersebut, dan tidak ada pendapat yang menuturkan hal tersebut.  

"Ketika saya awalnya mencalonkan diri, saya mengatakan bahwa saya akan menjadi kandidat transisi, dan saya pikir saya akan mampu beralih dari ini dan menyerahkannya kepada orang lain. Namun, saya tidak mengantisipasi hal-hal akan menjadi sangat, sangat, sangat terpecah-pecah dan sejujurnya, dan saya pikir satu-satunya hal yang dibawa oleh usia adalah sedikit kebijaksanaan," pungkas Biden dalam wawancara dengan BET. 

Biden pada Selasa (16/7) saat menyampaikan pidato di konvensi nasional NAACP di Las Vegas, juga mengatakan bahwa ia dengan sepenuh hati mendukung Wakil Presiden Kamala Harris sebagai tidak hanya seorang wakil presiden yang hebat, dan karena begitu hebatnya, Harris dikatakan bisa menjadi Presiden AS. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper