Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mensos Risma: Posko Pengungsian Tanah Datar Sumbar Berisiko Dilalui Lahar Dingin

Berdasarkan pengamatan dan peta jalur lahar dingin, lokasi pengungsian masyarakat Parambahan, Tanah Datar, Sumatra Barat saat ini berada di jalur lahar dingin.
Posko Bencana Tanah Datar mencatat korban di wilayah tersebut sebanyak 29 meninggal dunia dan telah teridentifikasi, sementara 13 lainnya masih dalam pencarian. / ANTARAFOTO
Posko Bencana Tanah Datar mencatat korban di wilayah tersebut sebanyak 29 meninggal dunia dan telah teridentifikasi, sementara 13 lainnya masih dalam pencarian. / ANTARAFOTO

Bisnis.com, BATUSANGKAR — Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, untuk merelokasi lokasi poskos pengungsian karena berisiko mengancam keselamatan warga yang ada di pengungsian tersebut.

"Meskipun tugas Kemensos lebih urusan pengungsian dan ketersediaan makanan dan logistik pengungsi, namun melihat kondisi dan jalur lahar dingin, saya meminta lokasi posko pengungsian itu dipindahkan atau relokasi," ujar Risma saat meninjau posko pengungsian di simpang manunggal Nagari/Desa Limo Kaum, Kamis (16/5/2024).

Dia meminta kepada Pemkab Tanah Datar untuk segera merelokasi atau memindahkan titik pengungsian masyarakat Parambahan yang semula dipusatkan di Masjid Ubudiyah Parambahan ke lokasi yang lebih aman. Menurutnya hal tersebut dilakukan berdasarkan pengamatan dan peta jalur lahar dingin, lokasi pengungsian masyarakat Parambahan saat ini berada di jalur lahar dingin.

Setelah dilakukan pengecekan dan dinilai aman oleh Mensos dan tim di SMPN 4 Batusangkar, lalu di lokasi itu juga telah digali sumur bor darurat untuk kebutuhan air bersih, maka pengungsi segera direlokasi.

"Kita tidak tahu sampai kapan keadaan aman, maka harus dipersiapkan pengungsian untuk waktu sedang terutama untuk warga yang kondisi rumahnya hancur, juga pengungsian waktu panjang," tambahnya.

Risma menyebutkan selain jalur lahar dingin, terdapat sejumlah titik likuifaksi di Tanah Datar yang harus dihindari masyarakat setempat, termasuk masyarakat Nagari Parambahan.

"Kalau melihat peta dari vulkanologi, ada beberapa titik selain jalur lahar dingin, ada daerah likuifaksi, ini harus dihindari dari penduduk, karena begitu ada gerakan maka likuifaksinya yang selama ini diam seolah-olah tidak apa-apa itu akan bergerak," ucapnya.

Lebih lanjut, Risma menyampaikan, pihaknya bersama pemerintah setempat akan menyiapkan peta rawan bencana juga jalur evakuasi dan membuatkan simulasi, dan latih masyarakat untuk kecepatan, piket jaga malam, sehingga ketika sewaktu-waktu ada kejadian tahu apa yang harus dilakukan.

"Tugas kami belum selesai, karena kami harus menyiapkan peta rawan longsor dan banjir supaya masyarakat tidak mendirikan bangunan di sana, selain itu juga jalur evakuasi bencana," tegas Risma.

Sekretaris Daerah Iqbal Ramadi Payanana menyampaikan bahwa beberapa rumah rusak berat akan segera direlokasi. Berdasarkan rapat koordinasi bersama pihak terkait dan memperhatikan segala aspek, maka telah diputuskan rumah yang hanyut dan rusak berat di Nagari Parambahan akan di relokasi.

"Jadi untuk lokasi Posko pengungsian ini segera kita tindaklanjuti," katanya.

Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra yang juga putra nagari Parambahan, sepakat dan meminta warga untuk direlokasi.

"Kita sepakat untuk ikuti arahan dan petunjuk ibuk Menteri untuk direlokasi ke SMPN 4, karena lokasi tersebut lebih aman untuk keselamatan kita semua," katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper