Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Alasan Ganjar Tak Hadiri Penetapan Prabowo-Gibran di KPU

Ganjar Pranowo mengaku telat terima undangan dari KPU untuk hadiri penetapan pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.
Calon presiden dan wakil presiden urut 3  Ganjar Pranowo (kiri) dan Mahfud MD (kanan) menyapa wartawan sebelum sidang putusan perselisihan hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (22/4/2024). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Calon presiden dan wakil presiden urut 3 Ganjar Pranowo (kiri) dan Mahfud MD (kanan) menyapa wartawan sebelum sidang putusan perselisihan hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (22/4/2024). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengaku telat terima undangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk hadiri penetapan pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming sebagai calon presiden dan wakil presiden terpilih periode 2024-2029 pada hari ini, Rabu (24/4/2024).

Ganjar mengaku sudah mengonfirmasi kepada timnya ihwal undangan tersebut pada Selasa (23/4/2024) malam. Namun, belum ada undangan yang masuk.

Dia mengaku baru terima undangan tersebut pagi ini, sementara mantan gubernur Jawa Tengah itu sedang berada di Yogyakarta. Oleh sebab itu, dirinya tidak sempat merapat ke Kantor KPU RI, Jakarta Pusat.

"Saya dikasih kabar [untuk hadiri penetapan Prabowo-Gibran] via WA baru jam 08.22 pagi ini," ujar Ganjar saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (24/4/2024).

Menurutnya, sebelumnya undangan dari KPU hanya untuk para ketua umum partai politik peserta Pemilu 2024. Oleh sebab itu, Ganjar tidak bersiap-siap ke Jakarta.

"Kalau posisi saya di Jakarta, saya hadir. Makanya sampai dengan tadi malam saya tanya [ke timnya], apakah ada undangan? Jawabnya tidak ada," katanya.

Sebelumnya, Komisioner KPU August Mellaz mengaku pihaknya mengundang semua pihak yang berkepentingan, termasuk Ganjar.

"KPU akan mengundang sejumlah pihak, mulai dari lembaga negara, pimpinan lembaga negara, kemudian pemerintah tentu yang terkait, yang relevan, kemudian parpol, ketua umum dan sekjen parpol, peserta Pemilu 2024, juga tiga pasangan paslon juga kami undang," jelas Mellaz di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2024).

Meski Ganjar absen, namun ada satu elite partai politik pendukungnya yang hadiri yaitu Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono. Sementara itu, dari PDIP tidak terlihat penampakannya.

Sementara itu, pasangan calon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar tampak hadiri dalam acara tersebut. Keduanya datang bersamaan dengan mobil masing-masing.

Anies terlihat mengenakan setelan formal, dengan jas hitam dan dalam kemeja putih. Sementara itu Muhaimin alias Cak Imin kenakan jas berwarna hijau tua dengan dalaman kemeja putih.

Dua elite partai politik pendukung paslon Anies-Muhaimin juga terlihat hadir: ada Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid dan Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper