Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Respons KPU Soal Suara PSI Melesat ke Angka 3%

KPU merespons tren lonjakan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini telah berhasil tembus di angka 3% versi situs resmi KPU pemilu2024.kpu.go.id.
Presiden Joko Widodo (jaket hitam) dan Ketua Umum PSI Kaesang (tengah) di Braga, Bandung, Sabtu (3/2/2024)./Doc. PSI
Presiden Joko Widodo (jaket hitam) dan Ketua Umum PSI Kaesang (tengah) di Braga, Bandung, Sabtu (3/2/2024)./Doc. PSI

Bisnis.com, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) merespons tren lonjakan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini telah berhasil tembus di angka 3% versi situs resmi KPU pemilu2024.kpu.go.id pada pagi ini, Jumat (1/3/2024). 

Suara PSI dalam persentase naik signifikan sejak beberapa hari lalu. Angka itu semakin mendekati ambang batas parlemen 4%. 

Anggota KPU Idham Holik menyampaikan bahwa penghitungan suara hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 baik presiden-wakil presiden dan anggota legislatif DPR/DPRD/DPD masih berlangsung dengan rekapitulasi berjenjang. 

Hasil penghitungan suara secara berjenjang dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ke KPU/Komisi Independen Pemilihan (KIP) kabupaten/kota hingga ke nasional, terang Idham, akan menjadi hasil resmi dari Pemilu 2024. 

"KPU nanti pasca rekapitulasi tingkat nasional baru akan mengumumkan perolehan suara peserta Pemilu Serentak 2024," ujar Idham kepada Bisnis melalui pesan singkat, Jumat (1/3/2024). 

Untuk diketahui, rekapitulasi berjenjang dari tingkat kecamatan hingga nasional itu tengah berlangsung. KPU juga sudah memulai rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara tingkat nasional sejak beberapa hari lalu, dimulai dari sejumlah daerah pemilihan (dapil) luar negeri. 

Idham menekankan bahwa hasil resmi Pemilu 2024 akan diumumkan sejalan dengan batas akhir rekapitulasi tingkat nasional di KPU, yakni pada 20 Maret 2024. 

"Saya harus bicara dalam konteks data resmi perolehan suara peserta pemilu dan saat ini masih berlangsung rekapitulasi secara berjenjang," tuturnya. 

Adapun dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, suara PSI melompat ke 3% di tengah mayoritas partai mengalami stagnasi bahkan penurunan secara persentase. Berdasarkan data pukul 06.00 WIB di pemilu2024.kpu.go.id, Jumat (1/3/2024), suara yang masuk sudah mencapai 65,62%. 

PSI, yang dipimpin oleh putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Kaesang Pangarep, memperoleh suara 2,29 juta atau 3%. Suara PSI naik sebanyak 0,15% dari hari sebelumnya yang hanya 2,85%.

PSI menjadi salah satu partai yang mengalami pertumbuhan suara secara signifikan. Pasalnya, pada tanggal 28 Februari 2024, suara PSI masih di angka 2,79%.

Sementara itu partai-partai lainnya cenderung stagnan atau bahkan menurun secara persentase. PDIP misalnya turun dari 16,51% menjadi 16,44%; Golkar turun menjadi 15,1%; Gerindra menjadi 13,34%; dan PKB di angka 11,59%.

Kendati turun, keempat partai tersebut tetap memimpin perolehan suara sementara versi real count KPU. Nasib PSI berbanding terbalik dengan PPP yang turun dari 4% menjadi 3,97%. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dany Saputra
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper