Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hadi Sertijab Menko Polhukam dengan Tito, Kenapa Bukan Mahfud MD?

Hadi Tjahjanto dikabarkan langsung melaksanakan sertijab di kantor Kemenko Polhukam, pada (21/2/2024) pukul 13.30 WIB dengan Tito Karnavian, bukan Mahfud MD
Siang Ini, Hadi Dijadwalkan Sertijab Menko Polhukam dengan Tito, Bukan Mahfud MD. Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung (kiri) dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Hadi Tjahjanto (kanan) berbincang dengan berbincang disela pelantikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (21/2/2024). Bisnis
Siang Ini, Hadi Dijadwalkan Sertijab Menko Polhukam dengan Tito, Bukan Mahfud MD. Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung (kiri) dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Hadi Tjahjanto (kanan) berbincang dengan berbincang disela pelantikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (21/2/2024). Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Hadi Tjahjanto dikabarkan langsung melaksanakan sertijab di kantor Kemenko Polhukam, pada (21/2/2024) pukul 13.30 WIB atau sesaat usai dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Menko Polhukam.

Namun, berdasarkan undangan yang diterima Bisnis, serah terima jabatan itu bakal dilakukan oleh Plt Menko Polhukam Muhammad Tito Karnavian kepada eks Menteri ATR/BPN, bukan Mahfud MD.

"Bersama ini disampaikan bahwa akan dilaksanakan Sertijab dari Plt. Menko Polhukam Muhammad Tito Karnavian kepada Pejabat Menko Polhukam yang baru Hadi Tjahjanto," dari undangan Humas Kemenko Polhukam.

Adapun, Kementerian yang ditinggalkan eks Panglima TNI 2017-2021 itu kemudian diisi oleh Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Diberitakan sebelumnya, pucuk pimpinan Menko Polhukam itu sempat dijabat oleh Mahfud MD. Hanya saja, mantan Ketua MK itu resmi mundur dari Kabinet Indonesia Maju (KIM) agar terhindar dari konflik kepentingan.

Sebagaimana diketahui, Mahfud MD saat ini menjadi pendamping Ganjar Pranowo dalam kontestasi Pemilu 2024 sebagai calon wakil presiden (cawapres).

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 03 itu menegaskan permohonan mundur diri dari kabinet diterima dengan baik oleh bahwa Presiden Jokowi.

Lebih lanjut, dia memerinci bahwa dalam surat pengunduran dirinya, termaktub tiga hal yang disampaikan kepada Kepala Negara. Pertama, soal terima kasih lantaran telah dilantik sebagai Menkopolhukam Ke-14 sejak 23 Oktober 2019. 

Kedua, dalam lampiran surat tersebut adalah permohonan untuk berhenti secara resmi dan hormat dari kabinet yang dipimpin oleh Presiden Jokowi dan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin.

“Poin ketiga, permintaan maaf ke beliau apabila ada yang kurang dalam pekerjaan saya yang kurang baik,” pungkas Mahfud.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper